TRIBUNJABAR.ID, DISKOMINFO INDRAMAYU — Kegiatan Car Free Night (CFN) yang rutin digelar setiap akhir pekan di kawasan Alun-alun Kabupaten Indramayu, mengalami perubahan rute, kini makin panjang.
Seperti dalam pantauan Tribun Jabar, dari yang semula start UMKM CFN dimulai di titik 0 (Nol) Kilometer di Jalan S. Parman atau depan gerbang Masjid Agung Indramayu sampai dengan Jalan R.A. Kartini, kini titik start awal CFN berubah di depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu sampai dengan Jl. Ahmad Yani yang ujungnya di Lampu Merah Waiki.
Penambahan atau perluasan area CFN tidak terlepas dari pemikiranan Bupati Indramayu Lucky Hakim yang menginginkan agar sektor UMKM mendapat tempat dan menggeliat.
Selain itu, perpanjangan rute CFN sampai ke Jalan Ahmad Yani, juga bertujuan menghidupkan kembali kawasan Pasar Mambo dan sekitarnya yang dukunya sempat dikenal sebagai pusat jajanan tradisional.
Demikian disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Indramayu Ahmad Syadali saat rapat koordinasi CFN beserta jajarannya beberapa waktu yang lalu.
Syadali mengatakan, perubahan tersebut mulai diberlakukan pada Jumat, 8 Mei 2026 dengan waktu pelaksanaan pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 22.00.
"Penyesuaian rute ini dilakukan sebagai bagian dari pengaturan kawasan agar lebih tertib, aman, serta mendukung kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di area CFN," katanya.
Syadali mengaku, ide perluasan CFN bermula dari Bupati Indramayu Lucky Hakim,
"Saat itu Pak Bupati ingin agar pelalu UMKM di Kabupaten Indramayu tumbuh, perlu tempat untuk menjajakan produknya. Nah di area CFN ini mereka boleh menjajakan produknya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Ali Fikri, mengatakan, pihaknya siap menambah Rute CFN menjadi lebih panjang, agar masyarakat lebih nyaman menikmati CFN.
Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu, Mardono mengatakan, kesiapan pemindahan para pelaku Usaha Mikiro Kecil Menengah (UMKM) yang tadinya berjualan di depan Alun-Alun Indramayu.
"Nantinya tidak ada lagi pedagang yang berjualan di Jalan S. Parman atau depan Alun-Alun Indramayu," katanya.
Adapun ruas jalan yang akan ditutup selama berlangsungnya CFN yakni: Jalan RA Kartini (depan Kantor Diskominfo – Taman Aspirasi); Jalan RA Kartini (lampu merah Bundaran Adipura); Jalan Kopral Dali; Jalan Jenderal A. Yani (lampu merah depan Mutiara Optik; Jalan Subdibyo (samping Toko Sina); Jalan Letnan Wargana (depan Apotik Mitra); Jalan Lingkungan Sol Sepatu; Jalan A. Yani (Perempatan Cuteng); Jalan Lemahabang (Perempatan Cuteng); Jalan Wiralodra (Perempatan Cuteng); Jalan A. Yani (lampu merah Perempatan Waiki).
Untuk menunjang kelancaran kegiatan, disediakan juga tempat parkir di beberapa titik, yaitu: Jalan Kopral Dali, Jalan Subdibyo, Jalan Letnan Wargana, Jalan Lingkungan Sol Sepatu / DIY, Belakang Pasar Mambo, Jalan Wiralodra Cuteng, Jalan Lemahabang Cuteng, Jalan A. Yani sekitar 50 meter dari lampu merah Perempatan Waiki
Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung serta memanfaatkan area parkir yang telah disediakan. Diharapkan kegiatan CFN dan CFD dapat terus menjadi ruang publik yang aman, nyaman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, pelaksanaan CFN semalam berlangsung meriah. Salah seorang pelaku UMKM, Baskoro (37), mengaku senang dengan perluasan area CFN. Selain menjadi ramai oleh hilir-mudik masyarakat yang menikmati kulineran dan melihat aktraksi seni jalanan, CFN juga memberi ikon baru untuk Kabupaten Indramayu.