TRIBUNJATENG.COM – 15 pendaki selamat dan 3 belum diketahui nasibnya setelah erupsi Gunujg Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara pada Jumat (9/5/2026).
Pendaki yang selamat terdiri dari 7 Warga Negara Asing (WNA) dan 8 Warga Negara Indonesia (WNI).
Sejumlah pendaki yang selamat dari erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.
Baca juga: "Penghasilanmu Nggak Ada Apa-apanya" Badut Jalanan Nekat Habisi Mertua dan Lukai Istri
Baca juga: Kebutuhan Dokter di Jawa Tengah masih tinggi, Tantangan Kesehatan Makin Kompleks
Hal tersebut dibenarkan Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu.
“Para pendaki yang selamat langsung kami arahkan untuk pulang,” kata Kapolres saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (9/5/2026).
AKBP Erlichson Pasaribu menjelaskan, para pendaki yang berhasil dievakuasi sebelumnya telah mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Setelah dinyatakan dalam kondisi sehat, para pendaki kemudian dipulangkan karena sebagian besar berasal dari Kota Ternate.
“Berdasarkan pendataan, para pendaki WNI semuanya berasal dari Ternate sehingga langsung kami arahkan untuk pulang,” ujarnya.
Sementara itu, tujuh warga negara asing (WNA) asal Singapura juga diminta kembali ke Ternate sebelum melanjutkan perjalanan ke negara asal mereka.
“Hari ini kami sudah meminta mereka kembali. Tujuh WNA saat ini sudah berada di Sofifi, sementara delapan WNI juga ikut kembali ke Ternate. Saat ini masih ada dua pemandu lokal yang kami periksa karena tiga pendaki lainnya belum ditemukan,” tandasnya.
Daftar Pendaki Selamat dan Dalam Pencarian
Korban Selamat WNA:
Toh Yu Ming Eugene (30) laki-laki, warga Singapura
Ong Shihlin Selene (37) perempuan, warga Singapura
Phoebe Lim (33) perempuan, warga Singapura
Loh Hui En Iris (31) perempuan, warga Singapura
Tan Jia Yi Geraldine (30) perempuan, warga Singapura
Lee Yi Xuan Canessa (30) perempuan, warga Singapura
Lim Shan De (29) laki-laki, warga Singapura
Korban Selamat WNI:
Bahtiar Dadar (24) laki-laki
Yusril (23) laki-laki
Sahrul (26) laki-laki
Ahmad (22) laki-laki
Hairudin (26) laki-laki
Fiki Nafila (27) perempuan
Riska Isbar (29) perempuan
Sudin Juanga (48) laki-laki
Korban Dalam Pencarian:
Heng Wen Qiang Timothy (30) laki-laki WNA
Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27) laki-laki WNA
Enjel, perempuan WNI
Korban Selamat yang Ikut Pencarian:
Reza Selang (WNI)
Jailan Ayub (WNI)
Diketahui, Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara erupsi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 07.41 WIT.
PVMBG menyebut status Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada.
Dampak erupsi terpantau hingga wilayah Kecamatan Galela, tepatnya di Desa Mamuya.
Akibat erupsi tersebut, sebanyak 20 pendaki sempat terjebak di kawasan gunung. Hingga kini, 15 orang berhasil dievakuasi selamat, sementara tiga orang masih dalam pencarian.
BPBD Provinsi Maluku Utara bersama BPBD Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu dan berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Dukono, Basarnas, tenaga medis, TNI/Polri, serta masyarakat setempat untuk penanganan darurat