Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe: 1 Warga dan 10 Polisi Jadi Korban Luka, Puluhan Kendaraan Rusak
Astini Mega Sari May 09, 2026 03:29 PM


Laporan Wartawan Tribun Papua.com,Taniya Sembiring

TRIBUN PAPUA.COM, JAYAPURA - Laga playoff promosi Championship Liga 2  2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/5/2026), diwarna aksi kerusuhan suporter.

Polda Papua melalui Kabid Humas Kombes Pol Cahyo Sukarnito menyampaikan bahwa tim gabungan Satreskrim Polres Jayapura bersama Inafis Polda Papua tengah melakukan identifikasi intensif terhadap kerusakan serta pelaku yang terlibat.

Aparat menegaskan langkah penegakan hukum akan dilakukan secara tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban.  

Baca juga: Sanksi Berat Mengintai Persipura setelah Kerusuhan Suporter di Stadion Lukas Enembe

Timbulkan Korban Luka dan Kerugian Materiil

RICUH LAGA PERSIPURA - Situasi di depan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, seusai dibakar para suporter Persipura yang kecewa atas kegagalan tim kesayangan mereka lolos ke Super League, Jumat (8/5/2026).
RICUH LAGA PERSIPURA - Situasi di depan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, seusai dibakar para suporter Persipura yang kecewa atas kegagalan tim kesayangan mereka lolos ke Super League, Jumat (8/5/2026). (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Kericuhan pascapertandingan tersebut mengakibatkan 10 personel Polri mengalami luka-luka 

"Salah satu korban anggota kami Ipda Arjuna menderita luka serius di bagian kepala akibat lemparan batu dan kini dirawat intensif di rumah sakit. Selain itu, satu warga sipil juga menjadi korban akibat serangan massa," jelas Cahyo kepada Tribun-Papua.com di Jayapura Sabtu (9/5/2026).

Cahyo menjelaskan, kerugian material tercatat cukup besar.

Sedikitnya 25 unit kendaraan roda empat rusak berat atau terbakar, 3 unit kendaraan roda enam ikut dirusak, 9 unit sepeda motor terbakar, sementara 27 unit lainnya hilang.  

Tidak hanya itu, fasilitas Stadion Lukas Enembe mengalami kerusakan di empat titik utama, termasuk ruang video operation control.

Lalu satu unit ambulans milik Brimob Polda Papua juga hangus terbakar.  

Hingga saat ini, 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan dalam aksi anarkis. 

Polisi juga masih menyelidiki informasi adanya penjarahan kios di sekitar stadion, meski belum ada laporan resmi dari masyarakat.  

Baca juga: Ricuh Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polisi Selidiki Oknum yang Lakukan Provokasi

Dalam pengamanan laga tersebut, 850 personel Polda Papua diturunkan, meningkat dari rencana awal 700 personel.

Pasukan cadangan disiagakan di jalur penyangga dari arah Kerow maupun Kota Jayapura. Aparat terus berkoordinasi dengan penyelenggara pertandingan serta paguyuban suporter untuk mengidentifikasi pelaku lainnya.  

Cahyo menegaskan bahwa aparat tidak akan mentolerir tindakan anarkis yang mengancam keselamatan masyarakat dan merusak fasilitas umum. 

“Langkah penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana dalam kericuhan ini,” ujarnya.  

Kericuhan di Stadion Lukas Enembe menjadi peringatan keras bahwa pengelolaan keamanan dalam pertandingan sepak bola harus lebih diperketat. 

Aparat berharap proses hukum dapat segera menuntaskan kasus ini, sekaligus menjadi pelajaran agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di tanah Papua. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.