TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel, perlahan mulai surut, Sabtu (9/5/2026).
Dari laporan BPBD setempat, dampak dari banjir ini membuat 4 unit rumah hanyut, 1 unit rumah rusak sedang, dan 1 unit rumah rusak ringan.
Selain itu, seorang bocah berusia 3 tahun meninggal dunia karena tenggelam saat air makin tinggi menggenangi rumahnya di Desa Beringin Rupit.
Lebih rinci, banjir ini mengakibatkan 2.867 rumah warga terendam dengan total 16.156 KK dan 64.624 jiwa.
Dalam peristiwa ini juga, 5 jembatan gantung putus, yakni jembatan gantung di Desa Tanjung Beringin, jembatan gantung Desa Terusan, jembatan gantung Desa Sukamenang, kemudian jembatan gantung Desa Noman, dan jembatan gantung Desa Batu Gajah.
Baca juga: Tenggelam Saat Main Air Banjir di Rumah, Balita di Muratara Tewas, Oratng Tua Sibuk Evakuasi Barang
Wilayah terdampak banjir di Kecamatan Karang Jaya meliputi :
Kemudian di Kecamatan Rupit meliputi :
Lalu, wilayah Kecamatan Karang Dapo meliputi :
Kecamatan Rawas Ilir meliputi :
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, menyampaikan bahwa kondisi air di Kecamatan Karang Jaya sudah mulai surut.
"Air di Kecamatan Rupit bagian hulu juga sudah mulai menyurut," ungkapnya kepada wartawan.
Sementara karena bagian hulu sudah surut, air mulai pasang di wilayah Kecamatan Rupit bagian hilir, lalu Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir.
Mugono menyampaikan, bencana banjir di Kabupaten Muratara merupakan bencana tahunan dan disebabkan oleh luapan sungai karena intensitas hujan tinggi.
"Kemarin Kamis (6/5/2026) sejak Magrib sudah hujan sampai pukul 08.00 WIB pagi, akibatnya Sungai Rupit meluap merendam dua kecamatan," ujarnya.
Akibat banjir ini juga, wilayah Kabupaten Muratara kini berstatus siaga karena banjir berpotensi makin meluas seiring hujan yang masih mengguyur wilayah tersebut.
"Masyarakat kita imbau apabila debit air terus meningkat, warga tetap waspada dan mengamankan barang penting, serta siapkan langkah evakuasi jika air mulai naik," ungkapnya.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel