Citra satelit terbaru mengungkap aktivitas mencurigakan di sebuah situs rahasia Iran di Mount Pickaxe, wilayah selatan fasilitas nuklir Natanz.
Temuan tersebut memicu spekulasi baru terkait kemungkinan pengamanan aset penting di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Foto satelit yang diambil Airbus Defence and Space dan dianalisis Institute for Science and International Security menunjukkan adanya perubahan signifikan di kompleks bawah tanah tersebut sejak 22 April lalu.
Analisis citra satelit memperlihatkan dua pintu masuk terowongan bagian timur kini tertutup material tanah khusus yang menghalangi akses kendaraan menuju kompleks bawah tanah.
Padahal pada citra tertanggal 1 April, kedua pintu tersebut masih terlihat terbuka.
Laporan media Israel, Ynetnews menyebut material itu tidak sepenuhnya menyamarkan pintu masuk, tetapi cukup untuk menghambat kendaraan masuk atau keluar dengan cepat.
Untuk membuka akses, dibutuhkan alat berat guna memindahkan timbunan tersebut.
Institute for Science and International Security menyebut tidak ditemukan penutupan serupa pada dua pintu terowongan bagian barat.
Para peneliti sebelumnya juga menemukan indikasi penguatan struktur di sekitar pintu masuk lama menggunakan beton.
Langkah tersebut memunculkan dugaan bahwa Iran mungkin menyimpan aset strategis atau material sensitif di dalam kompleks bawah tanah itu.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait aktivitas di lokasi tersebut.
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana