Baru 3 Hari Kerja, ART Sebut Sering Dimaki-maki Erin Eks Istri Andre Taulany, Ungkap Firasat
Salma Fenty May 09, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Asisten rumah tangga (ART) bernama Hera yang bekerja di kediaman Rien Wartia Trigina alias Erin, mantan istri Andre Taulany mengungkap fakta baru selain dugaan kekerasan yang ia alami meski belum genap sebulan bekerja.

Hera mengklaim sering menuai makian dan kata-kata kasar dari Erin.

Perselisihan antara Erin dan Hera menjadi sorotan publik setelah sang ART melaporkan dugaan penganiayaan yang diduga terjadi pada 28 April lalu, ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Tak lama setelah itu, Erin melaporkan balik atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 30 April 2026.

Dua laporan ini masih terus bergulir dan didalami oleh pihak kepolisian.

Baru-baru ini, Hera buka suara soal perlakuan tidak menyenangkan wanita berdarah Minang itu terhadap dirinya.

Tak cuma dirinya, Hera menyebut ada ART lain yang menerima perlakuan serupa.

"Pertama masuk tanggal 30 (April), saya dikirim ke sana. Saya langsung menemui Ibu Erin," ungkap Hera, dikutip dari YouTube Grid ID, Sabtu (9/5/2026).

"Awal-awalnya sih, pas tiga hari atau empat hari itu sudah sering dimaki-maki sama Ibu Erin."

"Dari situ, saya juga ngelihat teman-teman saya dimaki-maki juga," bebernya.

Atas kejadian itu, Hera mengaku sudah memiliki firasat tidak enak.

Ia pun tak betah menjadi ART di rumah Erin meski baru tiga hari bekerja. 

"Saya udah firasat, udah nggak betah," terang Hera.

Baca juga: Penjelasan Erin Masih Pakai Nama Taulany di Tengah Kasus Dugaan Penganiayaan ART

Hingga akhirnya, Hera memutuskan untuk berhenti bekerja dan pamit kepada Erin.

"Saya bilang, 'Bu maaf ya bu, Hera kan datang baik-baik, jadi Hera mau keluar baik-baik', 'Kamu kenapa?' kata dia begitu."

"'Tangan saya sakit bu, saya mau keluar' kata saya gitu. Udah mulai dari situ, dia langsung komplain ke yayasan," paparnya.

Erin Terancam 2,5 Tahun Penjara

Nama Rien Wartia Trigina alias Erin tengah menjadi sorotan publik usai muncul dugaan penganiayaan terhadap ART.

Isu ini viral di media sosial dan langsung memicu gelombang reaksi dari netizen.

Kasus tersebut mencuat dari unggahan di Threads yang menarasikan adanya kekerasan fisik hingga dugaan pelanggaran hak korban, dan nama Erin terseret di dalamnya.

Kini, kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/1680/IV/2026/Polres Metro Jakarta Selatan tanggal 29 April 2026.

AKP Joko Adi selaku Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan mengatakan ART berinisial H sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik atas laporannya terhadap Erin

"Penanganan perkara tahapannya adalah tahapan penyelidikan dan dari ini juga tadi telah datang berdasarkan undangan pelapor inisial H dan telah didengar keterangannya," kata AKP Joko.

"Kemudian H menceritakan apa yang dialami terkait dengan laporan polisi yang telah dilaporkan."

"Kemudian mungkin diperiksa kurang lebih 2,5 jam," tuturnya.

Namun, Joko menambahkan, pihak H saat ini belum menyerahkan hasil visum dari rumah sakit.

Sang ART hanya menjalani agenda klarifikasi seputar kronologi dugaan penganiayaan yang dilakukan wanita berdarah Minang itu.

"Sementara visum belum ada," jelasnya.

Atas laporan ini, Erin dikenai Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Menurut AKP Joko, mantan istri Andre Taulany itu terancam hukuman 2,5 tahun penjara.

"Pasalnya penganiayaan. Kalau ancaman hukuman 2 tahun 6 bulan."

"Nanti dikuatkan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," paparnya.

ART Ungkap Penganiayaan yang Diduga Dilakukan Erin

Perlakuan keji yang diduga dilakukan Erin dibongkar oleh sang ART.

Penyalur ART, Nia Damanik mengungkap bahwa H sempat menghubungi dirinya di hari kejadian mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin.

Saat itu, H meminta bantuan lantaran kepalanya dipukul menggunakan sapu.

"Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini 'Halo, kak', katanya 'Apa?' 'Tolongin saya'."

"'Dipukul apanya?' 'Kepala saya dipukul pakai sapu'," bebernya, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (30/4/2026).

Tak langsung percaya dengan pengakuan H, Nia pun menanyakan kesalahan yang telah dilakukan ART tersebut.

Berdasakan keterangan H, ia menerima dugaan penganiayaan hanya karena telat menutup jendela.

"Terus saya bilang 'Bikin salah apa neng?' Katanya 'Enggak bikin salah',' kata Nia Damanik.

"'Entah cuman gara-gara telat nutup jendela' katanya," sambungnya.

Baca juga: Erin Tanggapi Sindiran Andre Taulany di Tengah Polemik Dugaan Penganiayaan ART-nya

Kasus ini bermula dari viralnya akun Threads @niadamanik7 yang mengunggah kisah jika seorang wanita yang diduga adalah ART Erin setelah mendapatkan perlakuan kekerasan.

Usai viralnya tudingan tersebut, Erin sempat memberikan bantahannya.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.