2 Kelompok Remaja Tawuran di 10 Ilir Palembang, Ada yang Bawa Sajam Celurit dan Bambu Ujung Pisau
Welly Hadinata May 09, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Seorang pelajar berinisial MI (14) menjadi korban tawuran antar remaja yang terjadi di kawasan Jalan Ali Gatmir 10 Ilir Kecamatan IT III, Palembang, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, tawuran diduga melibatkan dua kelompok remaja dari kawasan 14 Ilir dan 11 Ilir.

kedua kelompok remaja ini disebut saling menyerang menggunakan berbagai jenis senjata tajam seperti celurit, bambu yang dipasangi pisau di ujungnya, serta kayu.

Saksi mata, M Arif Haikal (21) dan Ardiansyah (21), mengatakan bentrokan berlangsung di depan kolam retensi 10 Ilir.

Dalam kejadian itu korban sempat terjatuh sebelum akhirnya dievakuasi rekan-rekannya ke rumah sakit.

“Sebagian membawa bambu yang dipasang pisau di ujungnya. Tidak lama kemudian diketahui ada satu korban terjatuh dan langsung dibawa ke rumah sakit,” kata saksi.

Petugas Polsek IT II yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 02.10 WIB. Namun saat tiba di lokasi, para pelaku tawuran telah membubarkan diri.

Diketahui korban MI mengalami luka tusuk di bagian belakang telinga sebelah kiri hingga leher serta memar di tubuh bagian kanan. 

Korban saat ini menjalani perawatan intensif di RS Pelabuhan Boom Baru Palembang.

Ibu korban, Robiah (41), warga Kecamatan IT I Palembang, melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Sabtu pagi.

“Saya dapat informasi anak saya menjadi korban tawuran dari teman-temannya. Anak saya mengalami luka tusuk pada leher serta memar di tubuh sebelah kanan,” ujar Robiah kepada petugas.

Ia berharap pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Polisi kemudian melakukan pengecekan ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban serta berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang, melalui anggota Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo, membenarkan laporan tersebut telah diterima dan saat ini sedang ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.