Kenalkan Brigjen Himawan Bayu Aji Akpol 1995 Promosi Kapolda Sultra
Ari Maryadi May 09, 2026 04:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Bintang terang alumni Batalyon Patria Tama.

Satu lagi alumninya promosi kapolda. Namanya Brigjen Himawan Bayu Aji jenderal muda berlatar reserse.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menugaskan Himawan jadi Kapolda Sulawesi Tenggara.

Ia akan menggantikan seniornya Irjen Didik Agung Widjanarko lulusan Akpol 1991.

Mutasi itu tertuang dalam STR yang diterbitkan Listyo bernomor  ST/ 960 N/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.

Promosi itu mengantarkan Brigjen Himawan Bayu Aji jenderal meraih pangkat bintang dua.

Ia mengikuti jejak Irjen Sandi Nugroho lulusan terbaik Akpol 1995 yang pertama meraih bintang dua.

Sandi Nugroho peraih bintangg Adhi Makayasa di angkatannya.

Sebelumnya Himawan Bayu Aji menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Sejumlah kasus besar pernah diungkap selama menjabat Dirtipidsiber Bareskrim Polri.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Ia menambahkan, pergantian jabatan di lingkungan Polri juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Berikut profil dan kehebatannya

Brigjen Himawan Bayu Aji jenderal muda berlatar reserse.

Ia lulusan Akademi Kepolisian 1995 Batalyon Patria Tama.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri di bawah komando Brigjen Himawan Bayu Adji berhasil membongkar kasus kejahatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam modus deepfake.

Pelaku menipu korban dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) mengatasnamakan pejabat negara.

Pelaku membuat video deepfake mencatut Presiden Prabowo Subianto.

Brigjen Himawan Bayu Aji, mengungkapkan tersangka berinisial JS (25) diamankan pada 4 Februari 2025 di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Brigjen Himawan Bayu Aji, mengungkapkan tersangka berinisial JS (25) diamankan pada 4 Februari 2025 di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

 
“Pada tanggal 4 Februari 2025, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengamankan tersangka berinisial JS, 25 tahun, yang bekerja sebagai buruh harian lepas di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung,” ujar Himawan dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).

Penangkapan JS menambah daftar pelaku dalam kasus ini.

Sebelumnya, Dittipidsiber Bareskrim Polri telah menangkap AMA (29), pelaku lain yang berperan dalam pembuatan video deepfake yang mencatut Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menurut Himawan, tersangka AMA memanfaatkan AI untuk memanipulasi video yang menampilkan para pejabat negara seolah-olah memberikan bantuan pemerintah kepada masyarakat.

Video tersebut kemudian disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.

“Tersangka AMA membuat video yang memanfaatkan teknologi deepfake mengatasnamakan pejabat negara dalam bentuk video dengan isi konten penawaran bantuan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Tersangka membuat dan menyebarluaskan video deepfake di berbagai platform media sosial,” jelas Himawan.

Lebih lanjut, dalam video deepfake tersebut, AMA mencantumkan nomor WhatsApp sebagai sarana komunikasi.

Pelaku kemudian mengarahkan korban untuk mengikuti pendaftaran penerima bantuan.

“Setelah itu korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan kemudian akan terus dijanjikan pencairan dana oleh tersangka hingga korban mentransfer kembali walaupun sebenarnya dana bantuan tersebut tidak pernah ada,” ujar Himawan.

Penangkapan JS di Lampung mengindikasikan adanya jaringan lebih luas dalam kasus penipuan berbasis teknologi ini.

Polri terus mendalami apakah ada keterkaitan antara JS dan AMA serta kemungkinan pelaku lain yang terlibat dalam produksi dan penyebaran video deepfake tersebut.

“Kami akan terus menelusuri jaringan ini, termasuk potensi adanya pelaku lain yang terlibat dalam modus serupa,” ujar Himawan.

Polri mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan berbasis teknologi AI yang mengatasnamakan pejabat negara.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak resmi dan selalu melakukan verifikasi ke sumber yang kredibel sebelum melakukan transaksi keuangan.

Profil Himawan Bayu Aji

Profil Brigadir Jenderal Himawan Bayu Aji lulusan akademi kepolisian 1995.

Himawan Bayu Aji jenderal muda ahli reserse dari Batalyon Patria Tama.

Selama bertugas di Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji punya karier cemerlang.

Himawan Bayu Aji meraih pangkat brigadir jenderal pada Desember 2022 lalu.

Saat ini Himawan Bayu Aji menjabat Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Jabatan itu diemban Himawan Bayu Aji sejak Desember 2023 lalu.

Penugasan itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/2750/XII/KEP./2023 tanggal 7 Desember 2023.

Himawan Bayu Aji menggantikan Brigjen Adi Vivid.

Himawan Bayu Aji jenderal berpengalaman reserse.

Sejumlah jabatan yang pernah ia pegang seperti Kasat Reskrim Polresta Barelang.

Ia juga pernah menjabat sebagai Kasubdit Sat II Direktorat Narkoba Polda Kepri dan mengungkap jaringan internasional peredaran narkoba dengan barang bukti 2.185,5 gram obat terlarang.

Selain itu, Brigjen Himawan pernah menjabat sebagai Kapolresta Sidoarjo pada 2017.

Saat menjabat sebagai Kapolresta Sidoarjo, Brigjen Himawan pernah menangani kasus penipuan First Travel.

Pada 2017, Polresta Sidoarjo di bawah pimpinan Brigjen Himawan membuka Crisis Center (CC) untuk mewadahi pelaporan para korban dugaan penipuan umrah.

Namun, Brigjen Himawan hanya menjabat sebagai Kapolresta Sidoarjo hingga Oktober 2018.

Ia kemudian dimutasi dan bergeser tugas ke Bareskrim Mabes Polri.

Mengutip dari SURYA.co.id, Brigjen Himawan lantas menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Mutasi Brigjen Himawan tercatat dalam surat telegram Polri bernomor ST/2750/X/KEP./2018 tertanggal 28 Oktober 2018.

Pada 2020, ia kemudian menjabat sebagai Kasubdit II Ditipidsiber Bareskrim Polri dan selanjutnya ditunjuk sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Mengutip dari TribunBatam.id, Brigjen Himawan mendapat jabatan Wadirtipidsiber setelah berhasil menangkap AB, tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

AB ditangkap setelah mengunggah konten yang menghina penguasa dan mengandung unsur diskriminasi ras serta etnis.

Setelah menjabat sebagai Wadirtipidsiber, Brigjen Himawan kemudian mendapat mutasi sebagai Kapusiknas Bareskrim Polri, sebelum kemudian ditunjuk sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.