Kondisi Terkini Jemaah Haji Bengkulu, Tiga Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Rita Lismini May 09, 2026 06:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu melaporkan sebanyak 1.344 jemaah haji asal Provinsi Bengkulu telah diberangkatkan ke Arab Saudi pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Berdasarkan laporan Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu per Sabtu (9/5/2026), mayoritas jemaah kini berada di Kota Makkah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib.

Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkuu, Kurniawan Arianto Abdul Gani mengatakan, hingga saat ini tercatat satu jemaah berada di Madinah dan 1.135 jemaah berada di Makkah.

“Seluruh jemaah haji Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 sudah tiba di Kota Suci Makkah Al Mukaromah di Komplek Al Hidayah Tower Hotel Makkah dan telah menyelesaikan ibadah umrah,” kata Kurniawan dalam laporan resminya, Sabtu (9/5/2026).

Selain itu, terdapat tujuh jemaah haji Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 14 dijadwalkan berangkat menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Sabtu pagi pukul 10.05 WIB dan diperkirakan tiba pukul 15.00 Waktu Arab Saudi.

Dari sisi pelayanan kesehatan, petugas kesehatan haji kloter terus memberikan layanan selama 24 jam kepada para jemaah.

Kurniawan menjelaskan, berdasarkan rekapitulasi laporan Siskohatkes dan laporan langsung Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), tercatat sebanyak 84 pelayanan kesehatan dilakukan pada hari ini dengan total akumulasi mencapai 1.184 kunjungan.

Kemudian, visitasi terhadap jemaah prioritas risiko tinggi (Pristi) dilakukan kepada 133 jemaah, dengan total akumulasi mencapai 1.648 jemaah.

Adapun diagnosis penyakit yang paling banyak dialami jemaah haji Bengkulu, yakni infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, febris atau demam, diabetes melitus, myalgia, dan arthralgia.

Sementara itu, hingga saat ini tidak ada tambahan jemaah yang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit Arab Saudi (RSAS).

Secara akumulatif, sebanyak lima jemaah pernah dirujuk ke KKHI dan 14 jemaah dirujuk ke RS Arab Saudi.

Saat ini terdapat tiga jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Mereka yakni Amsir Mustofa Abdul dari Kota Bengkulu yang dirawat di Saudi German Hospital Madinah akibat krisis hiperglikemia dan serangan jantung iskemik.

Kemudian Nurmala Dewi, warga Kota Bengkulu, menjalani perawatan di Saudi German Hospital Makkah akibat fraktur radius ulna distal sinistra.

Satu jemaah lainnya, Mustopa Kamal asal Padang Pariaman, dirawat di Saudi German Hospital Madinah akibat bronkopneumonia.

“Hingga laporan ini disampaikan, tidak ada jemaah haji Bengkulu yang meninggal dunia pada hari ini. Namun secara total terdapat satu jemaah yang wafat di Arab Saudi,” tutup Kurniawan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.