Mexico City (ANTARA) - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Jumat (8/5) membantah klaim bahwa konsulat Meksiko di Amerika Serikat (AS) mencampuri politik setempat dan harus diawasi.
"Klaim bahwa konsulat Meksiko terlibat dalam politik di AS sama sekali tidak benar," kata Sheinbaum dalam konferensi pers harian.
Dia menekankan bahwa seperti halnya konsulat AS di Meksiko atau konsulat negara lain, peran konsulat Meksiko semata-mata untuk melindungi warga negaranya.
Pernyataan itu disampaikannya menyusul sebuah laporan yang disiarkan oleh CBS News bahwa Departemen Luar Negeri AS sedang mempertimbangkan untuk menyelidiki konsulat Meksiko, dan mungkin bahkan menutup beberapa di antaranya, menyusul kematian dua petugas CIA Amerika usai melaksanakan operasi antinarkotika di Meksiko utara bulan lalu.
Sheinbaum mengatakan bahwa Pemerintah Meksiko belum menerima pemberitahuan resmi apa pun mengenai dugaan peninjauan atau kemungkinan penutupan konsulat.
Lebih dari 50 konsulat Meksiko di AS memberikan bantuan dan perlindungan kepada warga negara Meksiko di luar negeri, sesuai dengan hukum internasional dan praktik diplomatik standar, kata Sheinbaum. "Mereka sangat menghormati kebijakan AS."
Penindakan imigrasi oleh pemerintahan AS, termasuk penggerebekan terhadap migran tanpa dokumen, telah mendorong pemerintah Meksiko untuk memperkuat layanan konsulernya.





