Sapi Kurban Milik Prabowo Subianto Curi Perhatian, Beratnya Sampai 1 Ton Dirawat Intensif
Sartika Rizki Fadilah May 09, 2026 08:11 PM

TRIBUNCIREBON.COM - Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026 mulai mencuri perhatian publik.

Hewan kurban bernama Manggala itu diketahui memiliki bobot nyaris mencapai satu ton.

Hari Raya Idul Adha sendiri menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.

Selain pelaksanaan salat Id dan berkumpul bersama keluarga, perayaan ini juga identik dengan ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kepada sesama.

Di Indonesia, tradisi berkurban tak hanya dilakukan masyarakat umum, tetapi juga para tokoh publik hingga pejabat negara.

Kehadiran mereka dalam kegiatan kurban kerap menjadi sorotan sekaligus inspirasi bagi masyarakat untuk turut berbagi.

Tahun ini, Presiden Prabowo kembali dikabarkan menyiapkan sejumlah hewan kurban, seperti yang juga dilakukan pada 2025 lalu. 

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah sapi bernama Manggala.

Dilansir dari Kompas.com, sapi ras simental tersebut terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo.

Manggala diketahui dipelihara di sebuah peternakan di Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Penampilannya terlihat mencolok dengan tubuh tinggi, berotot, serta bulu berwarna cokelat keemasan.

Bobotnya mencapai sekitar 907 kilogram dengan tinggi sekitar 140 sentimeter.

Manggala dipilih sebagai hewan kurban Presiden RI di Kota Pekanbaru karena dinilai memiliki kondisi fisik yang unggul.

"Berat, memang berat bobotnya, karena yang lain juga hampir satu ton," ungkap Pengelola Wong Cilik Farm, Ari Nanu. 

Baca juga: Tinggal 2 Ekor! Sapi Kurban di Cirebon Nyaris Ludes Terjual Sebulan Jelang Idul Adha

Diberi Perawatan Intensif

Menurut Ari, sapi berusia enam tahun tersebut didatangkan langsung dari Medan dan dirawat secara maksimal. Hal itu dilakukan agar sapi tetap dalam kondisi sehat hingga Hari Idul Adha tiba.

"Apalagi sudah terpilih menjadi sapi kurban Presiden RI bagi warga di Kota Pekanbaru, maka kita jaga selama 24 jam," ungkapnya.

Tak cuma itu, sapi kurban Presiden Prabowo juga diberikan pakan terbaik, termasuk rumput alami serta pakan tambahan berupa bungkil sawit yang diberikan sekali sehari.

Ari menyampaikan pihaknya akan mengantarkan sapi tersebut ke lokasi pemotongan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Ada juga pakan tambahan, kita pakai bungkil sawit, itu kita kasi sekali saja sehari," jelasnya.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distankan Pekanbaru, drh. Rita Setyawati menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat tiga kandidat sapi kurban Presiden RI. Namun, sapi simental bernama Manggala yang akhirnya terpilih.

"Semua pemeriksaan kesehatan sudah kita lakukan, seperti pemeriksaan fisik," ujarnya.

Selain pemeriksaan fisik, dilakukan juga uji laboratorium untuk memastikan sapi bebas dari cacing dan penyakit lainnya, bekerja sama dengan tim LPKH Provinsi Riau.

Rita menekankan pentingnya menjaga kesehatan sapi hingga hari pemotongan. Ia mengingatkan agar tidak ada sapi lain yang masuk ke area kandang guna mencegah penularan penyakit.

"Sampai hari pemotongan, bisa dijaga kesehatannya, jangan sampai sapi luar masuk, karena berbahya dan bisa menularkan penyakit," ulasnya.

Melansir Tribunnews.com, Presiden Prabowo kurban 985 sapi di tahun 2025 lalu. Hewan kurban orang nomor 1 di Tanah Air tersebar di berbagai wilayah nusantara. Sapi kurban Prabowo itu berasal dari berbagai jenis seperti Limousin, Simmental, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, dan Sapi Bali.

Sapi itu juga diberikan ke masyarakat dengan dua skema. Skema pertama disalurkan melalui pemerintah daerah. Mekanisme kedua, sapi kurban Prabowo akan diserahkan melalui tokoh masyarakat, pondok pesantren, serta kelompok-kelompok yang dinilai layak.

"Bapak Presiden pada tahun ini menyerahkan sapi untuk kurban sebanyak 985 sapi," ujar Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/6/2025).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.