Lokasi Tabrakan Bus ALS di Pasaman Barat Disebut Rawan Kecelakaan, Ada Tikungan Tajam
Fajar Alfaridho Herman May 09, 2026 08:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Lokasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan sepeda motor di kawasan Simpang Tiga Alin, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, kembali menjadi sorotan.

Titik kejadian tersebut diketahui berada pada ruas jalan dengan tikungan tajam yang diduga menjadi salah satu faktor kerawanan kecelakaan.

Baca juga: Update Kecelakaan Bus ALS di Pasaman Barat: 1 Tewas, 1 Luka-luka

Lokasi Dikenal Rawan Kecelakaan

Wali Jorong Simpang Tiga Alin, Diko, menyebutkan bahwa kawasan tersebut memang sudah lama dikenal sebagai titik rawan kecelakaan lalu lintas.

“Bisa dikenal sering terjadi kecelakaan di sana, karena kondisi jalan terdapat tikungan tajam,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

Hal senada juga disampaikan Camat Gunung Tuleh, Perdinan, yang menegaskan bahwa lokasi tersebut memang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas.

“Lokasinya rawan kecelakaan, persis dekat bus ALS dan sepeda motor ini kecelakaan,” tambahnya.

Meski demikian, dalam beberapa bulan terakhir sebelum kejadian terbaru, tidak tercatat adanya laporan kecelakaan di titik tersebut.

“Kalau dalam waktu dekat tidak ada laporan, sebelum ALS ini kecelakaan, tapi sebelumnya sering,” kata Diko.

Baca juga: Kecelakaan di Simpang Tiga Alin Pasaman Barat, Bus ALS Hantam Sepeda Motor

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Simpang Tiga Alin

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sepeda motor tersebut terjadi pada Sabtu (9/5/2026) siang. Peristiwa nahas itu berlangsung di kawasan Simpang Tiga Alin, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di posko kesehatan nagari setempat.

Wali Jorong Simpang Tiga Alin, Diko, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan bahwa kedua korban merupakan pengendara sepeda motor yang bukan warga setempat.

Sepeda Motor Diduga Terjatuh Sebelum Tertabrak

Berdasarkan informasi dari warga, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai dua orang melaju dari arah Ujung Gading. Pada saat yang sama, bus ALS datang dari arah Simpang Empat.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor diduga terjatuh setelah standar samping mengenai aspal.

Baca juga: Hasil Olah TKP Penemuan Mayat di Sunua Barat Padang Pariaman: Korban Diduga Sudah Meninggal Dua Hari

“Saya dapat informasi dari warga, sepeda motor jatuh terlebih dahulu karena standar samping mengenai aspal, pengendaranya datang dari arah Ujung Gading, pulang seleksi bola,” ujar Diko.

Setelah sepeda motor terjatuh di badan jalan, bus ALS yang datang dari arah berlawanan tidak dapat menghindar hingga akhirnya menabrak kendaraan tersebut.

Satu Korban Tewas, Satu Luka-Luka

Akibat kejadian itu, satu orang pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka pada bagian tangan dan kaki.

“Pengendara sepeda motor berdua, satu meninggal dunia. Sedangkan satu lagi di tempat bidan, dekat Pandam, tangan dan kaki lecet,” kata Diko.

Korban luka disebut berusia sekitar 18 tahun, namun identitas lengkap kedua korban masih belum dapat dipastikan.

Diketahui pula bahwa kedua korban bukan berasal dari Jorong Simpang Tiga Alin, melainkan warga Kampung Lobeh, Kecamatan Sungai Aur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.