TRIBUNJATENG.COM, PATI – Seorang pria bernama Ahmad Husein (30), yang dikenal sebagai inisiator aksi demonstrasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tak dikenal.
Warga Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, itu mengalami luka setelah dipukul saat membeli sate kambing di wilayah Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Kasus tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban.
Kapolsek Pucakwangi AKP Suwarno membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialami Ahmad Husein.
“Benar, kami menerima laporan dugaan penganiayaan yang dialami korban berinisial AH usia 30 tahun.
Pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Suwarno, Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Kencan Bukannya Nonton Bareng, Pasangan Kekasih Ini Malah Kompak Curi Motor di Sragen
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Ahmad Husein mendatangi penjual sate kambing yang mangkal di Dukuh Soko, Desa Sokopuluhan.
Saat hendak membayar pesanannya, tiba-tiba datang seorang pria yang tidak dikenalnya dan meminta agar dibayari sate tersebut.
Namun, korban menolak permintaan itu karena tidak mengenal pelaku.
Diduga tersinggung dengan penolakan tersebut, pelaku langsung melakukan aksi kekerasan terhadap korban menggunakan tangan kosong.
“Pelaku beberapa kali menyikut bagian kepala korban, mencekik leher korban, serta memukul bagian hidung hingga mengalami pendarahan,” jelas AKP Suwarno.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajah dan hidung berdarah.
Setelah insiden tersebut, Ahmad Husein pulang ke rumah dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada sang ibu.
Mengetahui kondisi anaknya mengalami luka akibat penganiayaan, ibunya kemudian membawa korban berobat ke Puskesmas II Pucakwangi.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi.
Salah satu saksi yang telah dimintai keterangan ialah penjual sate yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Kami sudah memeriksa pelapor dan para saksi, kemudian mendatangi lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan Tim Resmob Polresta Pati untuk membantu proses penyelidikan,” kata AKP Suwarno.
Saat ini petugas masih memburu pelaku sambil mendalami kemungkinan adanya saksi tambahan maupun barang bukti lain yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.
AKP Suwarno mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku agar segera melapor ke pihak kepolisian maupun melalui layanan darurat 110 agar segera ditindaklanjuti. (mzk)