...Kami sudah mendapat laporan dari Bupati Jember terkait titik blankspot di Jember

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi penyediaan akses internet 19 titik blankspot yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Kami sudah mendapat laporan dari Bupati Jember terkait titik blankspot di Jember," kata Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria saat menghadiri peluncuran Festival Egrang ke-14 di Kabupaten Jember, Sabtu.

Ia mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (BAKTI) Komdigi untuk mencatat titik blankspot itu berada di mana saja.

"Nantinya akan kami evaluasi dan lakukan asessment, apakah jaringan telekomunikasinya akan dibangun oleh BAKTI. Kalau tidak masuk daerah 3T maka akan dicari upaya lain, termasuk mendorong operator seluler untuk membangun jaringan komunikasi di titik-titik itu," tuturnya.

Ia menjelaskan Komdigi mendukung penuh agar daerah-daerah blankspot tersebut dapat terkoneksi dengan internet mengingat untuk kebutuhan pendidikan dalam akses internet.



"Kami mendapat laporan bahwa sejumlah titik blankspot itu terdapat sekolah yang mana siswa nya kesulitan mengakses internet karena tidak mendapatkan sinyal, sehingga Komdigi tidak akan membiarkan anak-anak kesulitan sinyal untuk pendidikan," katanya.

Ia mengatakan pihaknya akan menempuh berbagai upaya agar bisa segera membangun jaringan di titik blankspot tersebut secara bertahap, terutama untuk kebutuhan pendidikan.

"Komdigi akan memperbaiki kualitasnya dulu. Koneksi 4G di Indonesia sudah mencapai 97 persen di wilayah yang dihuni, namun kami juga memaksimalkan semua moda jaringan baik BTS, fiber optik, maupun satelit untuk menjangkau daerah-daerah yang masih blankspot," katanya.

Nezar mengatakan Komdigi membuka komunikasi dengan daerah-daerah agar bisa memecahkan masalah blankspot terutama untuk kebutuhan pendidikan di wilayah setempat.

"Kami tidak menutup mata untuk mempercepat penyediaan akses internet di daerah-daerah yang masih banyak belum tersentuh karena biasanya ada blankspot di daerah yang tidak dihuni dan penduduknya sedikit, sehingga solusinya dicari kira-kira moda telekomunikasi seperti apa yang tepat di sana," ujarnya.



Sementara Kepala Dinas Kominfo Jember Regar Jeane Dealen Nangka mengatakan jumlah titik blankspot di Jember pada tahun 2025 sebanyak 24 titik yang tersebar di 12 kecamatan.

"Tahun ini berdasarkan data yang kami terima jumlah titik blankspot sudah berkurang menjadi 19 titik yang tersebar di 12 kecamatan di Jember," katanya.

Desa yang masih blankspot di Jember di antaranya Desa Kemuninglor di Kecamatan Arjasa, Desa Gunungmalang di Kecamatan Sumberjambe, Desa Curahnongko di Kecamatan Tempurejo, dan Desa Panduman di Kecamatan Jelbuk.

"Penyebab blankspot karena kendala geografis, berbukit dan lereng gunung. Semua titik blankspot dekat sekolah kecuali di Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang," katanya.

Ia menjelaskan kendala utama blankspot di Jember karena kontur wilayah dari sisi utara dan timur mayoritas pegunungan, perbukitan, dan beberapa wilayah adalah hutan dan kebun.

"Blankspot yang terkendala adalah blankspot seluler, sehingga sebaran sinyal terkendala poin geografis," ujarnya.

Ia menjelaskan mekanisme penyediaan tower seluler oleh penyedia berorientasi pelanggan, sehingga untuk area geografis pegunungan yang penduduknya relatif sedikit maka penyedia tower perlu memperhitungkan pembiayaannya.

"Saya berharap tidak ada lagi titik blankspot di Jember dengan bantuan penyediaan akses internet dari Komdigi," katanya.