Jakarta (ANTARA) - Pelatih Dewa United Banten Julbe Bosch menilai timnya kesulitan dan harus bekerja keras untuk menang 97-91 melawan Bogor Hornbills, dalam pertandingan pekan ke-14 Indonesian Basketball League 2026, di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten, Sabtu.
Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Dewa United, tetapi tidak diraih dengan mudah setelah tim tamu mendominasi dua kuarter awal dan memaksa tuan rumah tertinggal.
"Saya menikmati tetapi juga menderita dari sisi lapangan guna melihat permainan melawan Bogor Hornbills," kata Bosch setelah pertandingan.
Dia mengapresiasi penampilan Hornbills yang dilatih Cesar Camara Peres karena telah tampil agresif sejak awal laga, terutama melalui pergerakan Travin Thibodeaux, serta akurasi tembakan Kaleb Wesson dan David Nuban.
Menurut Bosch, kunci kebangkitan timnya terletak pada peningkatan pertahanan, kontrol defensif rebound, dan penyesuaian skema zone defense pada babak kedua.
"Pemain mampu memainkan pertahanan yang solid, mengontrol perolehan rebound dengan jauh lebih baik, dan itulah yang memberi kami kemenangan," ujar pelatih asal Spanyol itu.
Forward Dewa United Dio Tirta Saputra menambahkan laga tersebut menjadi peringatan penting menjelang playoff.
Tim, tambah dia, harus segera memperbaiki kebiasaan kehilangan fokus pada awal pertandingan agar tidak terulang pada fase gugur nanti.
"Untuk game hari ini, buat kami adalah sebuah warning. Kami harus start dengan kuat dari awal kuarter dan tidak boleh lengah sedikit pun," ujar dia.
Hasil pertandingan tersebut membuat Anak Dewa bertengger di posisi keempat dengan 32 poin serta memiliki rekor laga 13-6 (menang-kalah).
Sementara Bogor Hornbills berada di peringkat ketiga dengan 34 poin, serta memiliki rekor laga 14-6.
Tim yang bermarkas di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu telah mengakhiri 20 laga selama musim reguler dan bersiap menghadapi playoff. Sedangkan Dewa masih menyisakan satu laga reguler melawan Kesatria Bengawan Solo, pada Minggu (10/5).





