TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan sepasang kekasih di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menarik perhatian warga.
Pasangan tersebut nekat mencuri motor di pinggir jalan hingga akhirnya tertangkap massa setelah korban berteriak maling.
Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Kamis (7/5/2026).
Kedua pelaku diketahui berinisial DAR (23), pria asal Desa/Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, dan AR (30), perempuan asal Desa Bendungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.
Kapolsek Gemolong AKP Liyan Prasetyo mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari membenarkan penangkapan pasangan tersebut.
“Mereka diamankan karena tertangkap warga saat mencuri motor di wilayah Kabupaten Sragen,” kata Liyan, Jumat (8/5/2026).
Menurut polisi, pasangan itu telah menjalin hubungan asmara selama sekitar dua tahun.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku perempuan disebut ikut melakukan pencurian karena diajak oleh sang pacar.
Baca juga: Fakta Baru Pelarian Ashari Kiai Cabul Pati di Wonogiri, Mau Beli Motor Bekas Uang Kurang Rp700 Ribu
“Hasil keterangan mereka, mereka sudah menjalin hubungan kekasih selama dua tahun, dan sang perempuan ikut ke mana diajak laki-laki itu.
Aksi mereka di Gemolong baru sekali, dan mereka pernah beraksi bersama-sama di luar Gemolong dan itu masih dalam pengembangan,” kata dia.
Polisi menyebut faktor ekonomi menjadi alasan pasangan tersebut melakukan pencurian kendaraan bermotor.
“Alasan pelaku melakukan pencurian itu karena faktor ekonomi.
Mereka ingin mendapatkan uang dengan cara mudah,” pungkas dia.
Kasus pencurian itu bermula ketika korban bernama Harwiji (61), warga Dukuh Tegalmulyo, Desa Tegalombo, Kecamatan Kalijambe, sedang membersihkan halaman rumah di pinggir Jalan Solo-Purwodadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu sepeda motor Honda Revo hitam tahun 2016 milik korban dengan nomor polisi AD 4988 BDE diparkir di bawah pohon mangga dalam kondisi kunci masih menggantung.
Sekitar pukul 09.30 WIB, korban melihat pelaku perempuan duduk di pinggir jalan dan sempat berbincang dengannya.
“Saat itu sepeda motornya dalam kondisi kunci masih tergantung dan diparkir di pinggir jalan di bawah pohon mangga,” ungkap dia.
Saat ditanya korban, pelaku perempuan mengaku sedang menunggu suaminya.
Tak lama kemudian, pelaku laki-laki datang dan langsung membawa kabur sepeda motor milik korban. Setelah itu, pelaku perempuan ikut pergi bersama pelaku laki-laki.
Korban yang menyadari motornya dicuri langsung berteriak meminta tolong sambil mengejar kedua pelaku.
“Kemudian korban kembali membersihkan halaman rumah.
Melihat hal tersebut, pelaku laki-laki datang ke lokasi dan mengambil motor milik korban, sedangkan pelaku perempuan yang awalnya duduk ikut pergi mengikuti pelaku laki-laki,” kata dia.
Teriakan korban membuat warga sekitar ikut melakukan pengejaran hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Gemolong.
Saat menjadi pusat perhatian warga, pasangan kekasih tersebut bahkan sempat terlihat saling berpelukan di tengah kerumunan massa.
“Alasan pelaku melakukan pencurian itu karena faktor ekonomi.
Mereka ingin mendapatkan uang dengan cara mudah.
Namun mereka saat ini sudah kami amankan untuk dilakukan proses hukum,” ucap dia. (*)