TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan keberagaman suku, budaya, dan etnis yang hidup di Kota Padang merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat untuk memperkokoh persatuan sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) dan Silaturahmi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Kuranji di Aula Kantor Camat Kuranji, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Raker dan Silaturahmi, Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI” itu diikuti lurah se-Kecamatan Kuranji, pengurus FPK Kecamatan Kuranji, serta jajaran pengurus FPK Kota Padang.
Baca juga: Embarkasi Padang Bereskan Pemberangkatan Haji 2026, 5.374 Jemaah Sudah Diterbangkan
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menilai Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran penting dalam memperkuat harmonisasi sosial di tengah masyarakat Kota Padang yang majemuk.
Menurut dia, keberadaan FPK sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam menggerakkan seluruh potensi masyarakat guna mewujudkan kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya.
“FPK adalah alat pemersatu. Ketika masyarakat bersatu, akan lahir kekuatan besar. Keberagaman suku dan budaya harus dirawat menjadi energi bersama untuk mendorong kejayaan Kota Padang,” ujarnya.
Maigus juga mengapresiasi terbentuknya FPK Kecamatan Kuranji. Ia mendorong lima kecamatan lain di Kota Padang agar segera membentuk forum serupa.
Menurutnya, pembauran menjadi kebutuhan penting karena Kota Padang merupakan daerah rantau yang dihuni masyarakat multi etnis.
“Padang adalah miniatur keberagaman. Ada Kampung Cina, Kampung Jawa, Kampung Keling, Kampung Nias, dan berbagai komunitas lainnya. Semua ini harus dirangkul dalam semangat persatuan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Maigus didampingi Camat Kuranji Rozaldi Rosman.
Baca juga: Kejari Padang Dalami Kasus Dugaan Korupsi BSN, Pejabat DPRD Sumbar Diperiksa
Ketua FPK Kota Padang, Suardi Datuak Garang, mengatakan FPK merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 yang bertujuan memperkuat persatuan nasional di tengah keragaman suku bangsa Indonesia.
Ia menegaskan, FPK bukan wadah politik, melainkan ruang untuk mempererat kebersamaan antar etnis dan masyarakat.
“Melalui forum ini, kita ingin membangun kehidupan yang harmonis demi terciptanya kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FPK Kecamatan Kuranji, Adriyosa Adnan, menyebut rapat kerja dan silaturahmi menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut setelah kepengurusan FPK Kecamatan Kuranji dilantik pada Desember 2024.
“Kami berharap melalui silaturahmi dan rapat kerja ini, seluruh pengurus semakin solid dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sesuai visi dan misi organisasi,” tuturnya.