TRIBUNJATIMTIMUM. COM, Lumajang - Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kali ini, truk ekspedisi milik J&T menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di jalur nasional Randuagung-Jember.
Insiden tersebut dialami Faidir Rahman, sopir truk asal Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Kaca depan truk yang dikemudikannya pecah setelah dilempar batu saat melintas di Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jumat dini hari (8/5/2026).
Baca juga: Marak Begal dan Pelemparan Batu di Lumajang, Bupati Indah Minta Dana Dusun untuk Pasang CCTV
Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Korban saat itu mengemudikan mobil box Double Isuzu Giga bernomor polisi L-8193-GH dari arah Jember menuju Lumajang melalui Jalan Raya Desa Gedangmas.
“Saat melintas di jalan tersebut dari arah ke Klakah, tiba-tiba dari arah depan muncul sepeda motor jenis bebek warna hitam yang dikendarai dua orang dan tidak diketahui nomor polisinya,” ujar Suprapto.
Menurutnya, kedua pelaku langsung melempar batu ketika kendaraan mereka berpapasan dengan truk korban.
Baca juga: Teror Pelemparan Batu di Lumajang, Tiga Kendaraan Termasuk Ambulans Jadi Korban dalam Semalam
“Lemparan mengenai kaca depan bagian kanan kendaraan korban sehingga menyebabkan kaca pecah,” katanya.
Setelah kejadian, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Mapolsek Randuagung.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti telah diamankan, di antaranya sebuah batu yang diduga digunakan pelaku dan serpihan kaca kendaraan korban.
“Kerugian korban ditaksir sekitar Rp 3 juta. Kami juga masih meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian,” tambah Suprapto.