Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejuaraan sepak bola kerakyatan Liga Kampung Soekarno Cup III 2026 Provinsi Bali resmi dimulai melalui opening ceremony di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu 9 Mei 2026.
Rangkaian upacara pembukaan dimulai dari Defile Kontingen yang masuk ke dalam lapangan dari lengkap 9 Kabupaten/Kota di Bali yang menjadi peserta Liga Kampung.
Dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia I Wayan Adi Arnawa, dan sambutan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun sekaligus secara resmi membuka kejuaraan.
Pembukaan juga ditandai dengan tendangan bola ke gawang dari tokoh-tokoh politikus PDIP Bali, salah satunya Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster.
Baca juga: Siap Tampil di PKB 2026, Komunitas Seni Baturenggong Berlatih Sejak Januari
Dalam konferensi pers usai opening ceremony, Ketua Panitia I Wayan Adi Arnawa, menjelaskan turnamen ini rutin digelar tahunan yang diinisiasi oleh PDI Perjuangan.
"Ini diproyeksikan menjadi jembatan bagi talenta muda Bali yang belum tersentuh klub profesional untuk menembus kancah nasional di Surabaya pada Juli mendatang," kata Adi Arnawa.
Politikus PDIP ini menegaskan bahwa ajang ini merupakan bentuk komitmen partai dalam membumikan nilai-nilai perjuangan dan sportivitas Bung Karno kepada generasi muda melalui olahraga.
Ia menyebut sosok Proklamator RI sebagai pemimpin yang sangat menaruh atensi pada sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa.
"Semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan yang digaungkan Bung Karno harus kita bumikan kepada generasi muda melalui kejuaraan ini," ujar Adi Arnawa di hadapan awak media.
"Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda Bali untuk membuktikan bahwa mereka memiliki talenta luar biasa di lapangan hijau," imbuhnya.
Turnamen tahun ini diikuti oleh tim-tim hasil seleksi mandiri di tingkat kabupaten/kota yang melibatkan jajaran PAC di tiap kecamatan.
Baca juga: Tanggapi Pengawasan KKP di Kawasan Laut KEK Kura-kura, Berikut Pandangan Pansus TRAP DPRD Bali
Peserta dibatasi pada kategori usia 17 tahun atau kelahiran 2009, dengan syarat ketat tidak boleh pernah terdaftar sebagai pemain Liga 1, Liga 2, maupun Elite Pro Academy (EPA).
Kejuaraan ini dibagi dalam dua grup, yakni Grup A yang berlaga di Stadion Ngurah Rai dan Grup B di Stadion Kompyang Sujana.
Terkait jadwal pertandingan, babak penyisihan berlangsung mulai 10 hingga 17 Mei 2026, yang akan dilanjutkan dengan babak semifinal dan final yang direncanakan pada 23 Mei 2026.
Namun, Adi Arnawa memberikan catatan bahwa jadwal final masih bersifat dinamis menyesuaikan agenda pengurus pusat.
"Jika ada kunjungan pejabat atau pengurus pusat (DPP) ke Bali untuk memantau langsung, kemungkinan jadwal final 23 Mei akan digeser agar mereka bisa hadir menyaksikan langsung *grand final* ini," jelasnya.
Ambisi besar diusung dalam gelaran kali ini, di mana pemenang tingkat provinsi tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga akan dipersiapkan mewakili Bali dalam putaran nasional di Lapangan Budi Utomo, Surabaya, pada Juli hingga Agustus 2026.
Baca juga: Jawaban Ayo, Berpikir Kritis, Soal Matematika Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka Halaman 252
Adi Arnawa mengungkapkan bahwa tim juara nantinya akan diperkuat dengan tambahan pemain pilihan hasil pantauan pemandu bakat (talent scouting) selama turnamen berlangsung di Bali.
Dari sisi pembinaan, panitia telah menyiapkan total beasiswa yang cukup menggiurkan sebesar Rp 117.500.000. Juara pertama akan mendapatkan beasiswa senilai Rp 50 juta, sementara posisi kedua dan ketiga masing-masing mengantongi Rp 30 juta dan Rp 15 juta.
Selain hadiah tim, apresiasi juga diberikan untuk pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, dan tim paling fair play.
Adi Arnawa berpesan agar seluruh pemain menjaga sportivitas dan menunjukkan mental juara di setiap laga.
Ia juga mengajak masyarakat Bali, khususnya generasi muda, untuk meramaikan stadion guna memotivasi para pemain lokal agar mampu bersaing hingga level internasional.
"Siapapun yang menang harus kita hormati. Ini adalah ruang bagi mereka untuk mempersiapkan diri menjadi pemain profesional di masa depan," pungkasnya. (*)
OPENING - Opening Ceremony Liga Kampung Soekarno Cup III 2026 Provinsi Bali. Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro