Tribunlampung.co.id, Metro - Suasana duka menyelimuti kediaman Brigadir Arya Supena (32) di Jalan Piagam Jakarta, RT 002 RW 001, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Sabtu (9/5/2026) malam.
Pasca insiden penembakan yang membuat anggota Polri tersebut gugur dalam tugas di depan gerai Yussy Akmal Bandar Lampung, korban dibawa ke rumah orang tuanya di Metro untuk dimakamkan di TPU setempat.
Malam harinya, puluhan warga, kerabat, hingga rekan sejawat mulai memadati rumah duka untuk menggelar doa bersama atau yasinan.
Pantauan Tribunlampung di lokasi, puluhan warga tampak duduk khusyuk di deretan bangku plastik yang tertata rapi di bawah tenda yang didirikan di halaman rumah.
Tepat sebelum yasinan dimulai, terdengar suara tangisan perempuan anggota keluarga dari dalam rumah yang masih terpukul atas kepergian korban.
Baca juga: Brigadir Arya Gugur Tertembak, Sang Istri Tak Kuasa Pikirkan Nasib Anak
Bendera kuning melambai sebagai simbol duka cita tampak terpasang di depan gang masuk kediaman korban..
Tak hanya warga sekitar, sejumlah kolega dan rekan sesama anggota kepolisian juga terlihat hadir memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Deretan karangan bunga ucapan duka cita pun mulai memenuhi area sekitar rumah duka, mulai dari teman sejawat, instansi kepolisian, hingga kerabat dekat yang menyatakan belasungkawa mendalam atas dedikasi Brigadir Arya.
"Malam ini yasinan malam pertama, kita semua mendoakan yang terbaik untuk beliau," ujar salah satu kerabat yang enggan disebutkan namanya.
Ia menyebut Brigadir Arya merupakan sosok yang baik di mata keluarga maupun kolega dan lingkungan sekitanya.
"Orangnya baik, sama semua dia baik. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisiNya" pungkasnya
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)