Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Ahsan Faradisi
TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kecelakaan beruntun terjadi di jalur Bromo, tepatnya masuk Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (9/5/2026).
Beruntungnya dalam kecelakaan yang melibatkan 4 kendaraan itu tidak memakan korban jiwa.
Hanya saja, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis di Puskesmas maupun rumah sakit.
Baca juga: Lima Pantai Eksotis di Probolinggo, Tawarkan Keindahan Laut dan Wisata Pesisir Menarik
Dari 4 kendaraan yang terlibat kecelakaan itu, di antaranya Microbus Toyota Hiace nopol BE 7013 AQ, Minibus Toyota Rush nopol L 1695 WD, SUV Renault nopol D 1785 NH dan kendaraan Microbus Toyota Hiace nopol DK 7049 FK.
Informasi yang diperoleh, kecelakaan bermula saat kendaraan Hiace nopol BE 7015 AQ dikemudikan Angga Eka Pragola Pati (37) warga Kabupaten Tabanan Bali melaju dari arah selatan.
Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di jalan menurun, diduga laju kendaraan hilang kendali lalu bergerak atau melaju ke arah kanan atau arah berlawanan.
"Karena laju kendaraan hilang kendali, saat masuk ke arah berlawanan itu kontra atau menabrak Toyota Rush dan 2 kendaraan lainnya," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama.
"Untuk kendaraan Hiace yang hilang kendali itu berisi 7 orang yang 6 di antaranya merupakan wisatawan asing atau WNA asal Singapore. Laju kendaraan lalu berhenti setelah menabrak tiang listrik," tambahnya.
Akibat kecelakaan itu, menurut Iptu Aditya, sebanyak 9 orang harus mendapat perawatan medis, baik di Puskesmas Sukapura maupun di rumah sakit setelah mengalami luka ringan hingga sedang.
Baca juga: Aksi PMII Probolinggo Nyaris Ricuh, Mahasiswa Protes Wali Kota Enggan Tanda Tangani Pakta Integritas
"Untuk 3 orang sudah dibawa ke RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo dan untuk 6 orang WNA langsung dibawa ke Puskesmas Sukapura. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ungkap Iptu Aditya.
"Untuk kendaraan yang terlibat sudah dipindahkan ke pos lantas agar tidak mengganggu arus lalulintas. Dugaan sementara, kecelakaan dikarenakan gagal fungsi rem," pungkasnya.