TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengungkap kunci kemenangan timnya usai menaklukkan Semen Padang FC dengan skor 3-1 pada lanjutan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Jumat (8/5/2026).
Marcos mengaku puas dengan hasil tersebut karena timnya datang ke Padang dengan target membawa pulang poin penuh.
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kami tahu ini pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami datang untuk tiga poin,” ujarnya usai laga.
Marcos mengatakan salah satu faktor utama kemenangan Persik adalah keberhasilan tim menerapkan tekanan tinggi sejak awal pertandingan.
Menurut dia, strategi itu membuat Semen Padang kesulitan membangun permainan dari lini belakang.
Baca juga: Semen Padang Dibantai Persik Kediri 0-3 di Stadion Haji Agus Salim, Jose Enrique Cetak Brace
“Ketika kami menekan tinggi, mereka berada dalam masalah. Kami memulai pertandingan dengan sangat baik,” kata Marcos.
Ia menilai gol cepat yang tercipta di awal pertandingan memberi keuntungan besar bagi Persik untuk mengendalikan jalannya laga.
“Kami datang dengan mental yang benar sejak menit pertama. Kami bisa unggul cepat dan itu sangat bagus bagi kami,” ucapnya.
Marcos menjelaskan tim pelatih sebelumnya telah mempersiapkan dua kemungkinan pola permainan Semen Padang, yakni dengan lima pemain bertahan maupun empat pemain bertahan.
Kesiapan itu membuat Persik lebih mudah menyesuaikan ritme permainan ketika tuan rumah melakukan perubahan taktik di tengah pertandingan.
“Kami tahu mereka bisa bermain dengan lima atau empat pemain belakang. Kami sudah siap untuk kedua-duanya,” katanya.
Pada babak pertama, Marcos mengakui Persik sempat menurunkan intensitas tekanan. Situasi itu memberi ruang bagi Semen Padang untuk mulai menciptakan peluang.
Baca juga: Pelatih Semen Padang Minta Maaf Usai Kalah 0-3 dari Persik, Imran Soroti Finishing dan Mental Pemain
“Ada satu fase di babak pertama kami berhenti menekan dan mulai turun terlalu dalam. Saat itu Semen Padang mulai memiliki kesempatan,” ujarnya.
Memasuki babak kedua, Persik kembali meningkatkan agresivitas permainan.
Menurut Marcos, perubahan itu membuat timnya lebih nyaman menguasai bola dan mampu menciptakan peluang lebih banyak.
“Di babak kedua kami lebih agresif. Kami lebih nyaman dengan bola dan menciptakan peluang,” katanya.
Dua gol tambahan pada paruh kedua pertandingan, lanjut Marcos, menjadi penentu kemenangan Persik di Padang.
“Dua gol terakhir membunuh pertandingan,” ujarnya.
Pemain Persik Kediri Moch Supriadi menambahkan kemenangan tersebut juga tidak lepas dari persiapan yang dilakukan tim sepanjang sepekan sebelum pertandingan.
Menurut dia, seluruh pemain datang dengan tekad meraih kemenangan, bukan sekadar membawa pulang hasil imbang.
“Semua pemain dan ofisial pelatih sudah menyiapkan pertandingan ini selama sepekan. Kami datang tidak hanya untuk imbang, tetapi ingin menang di laga ini,” kata Supriadi.
Persik Kediri selanjutnya masih menyisakan dua pertandingan pada akhir musim BRI Super League 2025/2026. Namun kemenangan di Padang menjadi modal positif bagi tim berjuluk Macan Putih tersebut menatap laga-laga penutup musim.