TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Meranti, Marwan, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi secara intensif dengan PT Pertamina guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar.
“Koordinasi dengan Pertamina terus kami lakukan secara rutin. Hingga saat ini pasokan BBM dipastikan aman dan tidak ada kendala berarti dalam penyaluran,” kata Marwan, Minggu (10/5/2026).
Berdasarkan data per 8 Mei 2026, stok BBM di sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Kepulauan Meranti masih tergolong mencukupi. Persediaan Pertalite tercatat sebanyak 392 kiloliter (KL), Solar 221 KL, dan Dexlite 10 KL.
Distribusi BBM tersebut tersebar di beberapa wilayah, mulai dari Kecamatan Tebing Tinggi, Merbau hingga Rangsang. Sejumlah APMS, seperti PT Meranti Sopia Jaya Mandiri, PT Mas Artha Sarana, dan PT Bumi Meranti Sejahtera, juga dilaporkan masih memiliki stok cadangan yang memadai.
Meski pasokan dalam kondisi aman, Marwan mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan BBM secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Kami meminta masyarakat tidak melakukan penimbunan ataupun panic buying. Pasokan BBM akan terus disuplai secara berkala,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya terkait isu kelangkaan BBM.
“Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurut Marwan, pemerintah daerah bersama Pertamina akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar penyalurannya tepat sasaran dan kondisi pasokan tetap stabil di lapangan.
(tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)