TRIBUNBANYUMAS.COM, TANGERANG – Persijap Jepara sukses mengunci satu tempat di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia musim depan.
Secara perkasa, Laskar Kalinyamat melumat tuan rumah Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Minggu (10/5/2026) sore.
Kemenangan ini tidak hanya memutus tren negatif dua kekalahan beruntun Persijap, tetapi juga memastikan poin mereka tak lagi terkejar untuk menjauh dari zona degradasi. Tiga gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak oleh Dicky Kurniawan, Sudi Abdallah, dan sang kapten Carlos Franca.
Babak Pertama: Efektivitas di Tengah Tekanan
Tampil di depan pendukung sendiri, Persita Tangerang sebenarnya mendominasi serangan sejak menit awal. Anak asuh Carlos Gonzales Pena berkali-kali mengancam melalui sisi sayap. Peluang emas pertama datang di menit ke-4 lewat sepakan keras Esal Sahrul, namun berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Persijap, Moch. Sendri Johansah.
Keberuntungan menaungi Persijap saat tendangan placing striker Persita, Andrejic Aleksa, di menit ke-14 hanya membentur tiang gawang. Terus ditekan, Persijap justru mampu mencuri gol di menit ke-25. Berawal dari skema serangan balik yang dibangun Aly Ndom, Iker Guarrotxena melepaskan umpan tarik matang yang dikonversi menjadi gol oleh Dicky Kurniawan Arifin. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Baca juga: Dicky Kurniawan Cetak Gol, Persijap Unggul 1-0 atas Persita di Babak Pertama
Babak Kedua: Laskar Kalinyamat Mengamuk
Memasuki paruh kedua, Persijap tampil lebih tenang dan terorganisir. Meski Persita terus mencoba menyamakan kedudukan, penyelesaian akhir yang buruk dan ketangguhan Sendri Johansah di bawah mistar membuat upaya tuan rumah sia-sia.
Petaka bagi Persita kembali terjadi di menit-menit krusial. Pada menit ke-74, pemain pengganti Sudi Abdallah berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat aksi individu yang mematikan. Belum sempat Persita bernapas, kapten tim Carlos Franca melengkapi penderitaan tuan rumah lewat golnya di menit ke-76, mengubah skor menjadi 3-0.
Hasil Krusial untuk Bertahan
Skor 3-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini disambut haru oleh jajaran pelatih dan pemain Persijap. Tambahan tiga poin ini menjadi sangat vital bagi Persijap Jepara untuk memastikan diri tetap berlaga di kasta tertinggi musim depan.
"Kunci kemenangan hari ini adalah fokus pada detail dan kesabaran pemain. Kami tahu Persita akan menyerang, tapi kami berhasil memaksimalkan serangan balik dengan sempurna," ujar pelatih Persijap, Mario Lemos, seusai laga.
Hasil Persijap Jepara menang telak ini sekaligus menjadi peringatan bagi tim-tim papan bawah lainnya, sementara bagi Persita, hasil ini memutus rekam jejak positif mereka saat bermain di kandang. (sam/aji)