TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung memantik kekecewaan besar dari kalangan the Jakmania.
Selain menyoroti hasil pertandingan, suporter juga mengkritik performa tim sepanjang musim, termasuk kinerja pelatih Mauricio Souza yang dinilai minim strategi.
Kekecewaan itu disampaikan Korwil Jakmania Tenabang, Kurzel, usai menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Persija kontra Persib di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Persija yang berstatus tuan rumah justru harus harus mengakui keunggulan rival abadinya kendati sempat unggul lebih dulu.
"Kalau melihat kinerja pelatih tahun ini, wah sangat-sangat kecewa ya. Karena benar-benar kita tuh minim taktik lah, minim strategi," kata Kurzel.
Menurutnya, permainan Persija saat ini tak segarang era sebelumnya.
"Jadi monoton cara strategi cara bermain Persija tuh udah enggak kayak sebelum-sebelumnya yang sangar, terus yang penuh strategi. Kalau sekarang sangat-sangat minim strategi" ujarnya.
Ia pun mendesak manajemen melakukan evaluasi besar-besaran di berbagai lini demi menghadapi kompetisi musim depan.
“Kalau buat evaluasi sih banyak ya. Terutama dari striker juga, sama gelandang tengah, sama bek. Itu kalau bisa menyeluruh tuh evaluasi besar-besaran,” ucapnya.
Menurutnya, evaluasi besar-besaran wajib dilakukan karena persaingan Liga 1 musim depan diprediksi semakin ketat dengan hadirnya klub-klub besar yang siap bersaing di papan atas.
"Garapan kita sih wajib juara tahun depan. Bebenah dari segala segi sektor panitia pelaksana juga, terus sama Persija juga harus bebenah," ujarnya.
Tambahan tiga poin dari kemenangan 2-1 atas Persija membuat Maung Bandung kini mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan.
Raihan tersebut sekaligus memperkokoh posisi tim asuhan Bojan Hodak di puncak klasemen sementara.
Sementara itu, Persija harus tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 65 poin.
Kekalahan di laga kandang membuat peluang Macan Kemayoran untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini semakin menipis.
Di sisi lain, Borneo FC masih terus membayangi Persib di posisi kedua dengan raihan 72 poin.
Pesut Etam bahkan masih memiliki satu tabungan pertandingan melawan Bali United.
Namun, posisi Persib tetap berada di atas angin.
Sebab, sekalipun Borneo FC mampu memenangkan laga tunda dan menyamai koleksi poin Persib menjadi 75 angka, Maung Bandung tetap berhak berada di puncak klasemen karena unggul head to head musim ini.
Situasi tersebut membuat peluang Persib untuk mengamankan gelar juara semakin terbuka lebar.
Terlebih, performa konsisten yang ditunjukkan Marc Klok dan kolega terus berlanjut hingga pekan-pekan akhir kompetisi.
Kemenangan atas Persija bukan hanya memperlebar jarak poin, tetapi juga memberi tekanan tambahan kepada Borneo FC yang kini wajib meraih hasil sempurna di sisa pertandingan musim ini.


















Baca juga: Kalah dari Persib, The Jakmania Beri Catatan Menyentil untuk Persija dan Pemprov DKI
Baca juga: Persija Kalah Memalukan dari Persib, Jakmania Tenabang: Kecewa, tapi Harus Tetap Waras
Baca juga: Aksi Nekat Maling Motor Bersenjata di Jakarta Timur, Satpam Indekos Ditodong Pistol