Sosok Jerry Hermawan Lo, dari Kuli Bongkar Muat Kini Miliki Puluhan Hotel Mewah
Abdul Rosid May 11, 2026 01:01 AM

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Kisah hidup Jerry Hermawan Lo menjadi contoh nyata perjalanan dari bawah menuju puncak kesuksesan.

Pengusaha yang kini dikenal sebagai pemilik jaringan hotel mewah dan berbagai lini bisnis di bawah naungan JHL Group itu ternyata pernah menjalani hidup penuh keterbatasan saat pertama kali merantau ke Jakarta.

Di usia 14 tahun, Jerry datang ke ibu kota tanpa kemewahan dan tanpa modal besar. Ia harus bertahan hidup dengan menjalani berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari tenaga penjualan hingga kuli bongkar muat.

Baca juga: Punya Gedung Mewah dan Futuristik, Segini Tarif Menginap Semalam di Hotel JHL Tangerang Banten

Perjalanan hidup itulah yang kini ia tuangkan dalam buku berjudul The Art of Simple Leadership.

Menurut Jerry Hermawan Lo, buku tersebut dibuat sebagai warisan nilai kehidupan bagi generasi muda agar mampu belajar tentang kerja keras, kepemimpinan, dan perjuangan membangun usaha dari nol.

“Tujuannya adalah untuk generasi penerus supaya saya dapat meninggalkan bagaimana hidup di masyarakat, memimpin perusahaan, dan menginspirasi anak-anak muda,” ujar Jerry di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Berawal dari Sales hingga Bangun Pabrik Sabun

Jerry mengungkapkan, masa mudanya di Jakarta dipenuhi perjuangan untuk bertahan hidup.

Ia sempat bekerja sebagai sales minyak tanah dan dari pekerjaan itu belajar memahami karakter pelanggan serta cara membangun hubungan dengan banyak orang.

“Di perusahaan tersebut saya banyak belajar tentang bagaimana cara menjual dan berinteraksi dengan customer,” katanya.

Tak ingin selamanya menjadi pekerja, Jerry mulai berpikir membangun usaha sendiri.

Saat berjualan baterai dan berkeliling pasar, ia melihat kebutuhan masyarakat terhadap sabun colek sangat tinggi.

Dari pengamatan sederhana itu, muncul ide membangun usaha produksi sabun.

“Nah, lantas saya bikin pabrik sabun colek. Di situ mulai saya berusaha,” ujarnya.

Usaha tersebut menjadi titik awal perjalanan bisnis Jerry Hermawan Lo sebelum akhirnya merambah ke berbagai sektor usaha lain.

Dari Garasi Kecil hingga Puluhan Hotel

Sebelum sukses di bisnis properti dan perhotelan, Jerry juga pernah membuat dan menjual kue hingga merintis usaha furnitur dari garasi kecil sewaan.

Bisnisnya berkembang perlahan.

Dari menyewa garasi, kemudian gudang, hingga akhirnya memiliki pabrik besar dengan lahan mencapai beberapa hektare.

“Dari garasi kita sewa garasi. Setelah sukses, saya sewa gudang. Setelah gudang sukses sekarang saya punya pabrik sekian hektare,” katanya.

Kini Jerry Hermawan Lo dikenal sebagai pemilik puluhan hotel mewah, properti, hingga berbagai bisnis lain yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun menurutnya, kesuksesan bukan soal keberuntungan semata.

Ia percaya keberhasilan lahir dari proses panjang, ketekunan, dan keberanian mengambil keputusan.

“Kalau orang bilang saya hoki atau mujur, saya bilang enggak. Kita memang dari satu proses,” ujarnya.

Tulis Buku untuk Generasi Muda

Jerry mengatakan proses penulisan buku The Art of Simple Leadership berjalan secara alami karena seluruh cerita berasal dari pengalaman hidup nyata.

Ia hanya menceritakan perjalanan hidupnya, sementara tim penulis membantu menyusun menjadi sebuah buku.

“Saya bukan penulis, saya cuma menceritakan. Jadi kawan-kawan yang sering datang sambil merekam pengalaman saya, mereka menanya, saya jawab, lalu dituangkan dalam draft,” katanya.

Baginya, tidak ada tantangan besar dalam menulis buku karena semua kisah yang disampaikan merupakan pengalaman pribadi yang benar-benar dijalani.

Melalui buku tersebut, Jerry berharap generasi muda Indonesia tidak takut memulai dari bawah dan berani membangun mimpi besar.

Meski kini telah memiliki kehidupan yang mapan, Jerry mengaku tetap aktif membangun usaha karena ingin membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Saya hidup bukan untuk diri sendiri. Kita hidup buat masyarakat dan banyak orang,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.