TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Viral video di media sosial seorang pemuda terekam kamera cctv saat mencuri setumpuk biji kakao sedang dijemur di halaman masjid di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (11/5/2026).
Video aksi nekat pemuda ini terjadi di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo.
Dalam potongan video pendek yang beredar, terlihat pelaku seorang pria muda memakai jaket serta bercelana pendek.
Baca juga: Info Cuaca Hari Ini di Mamasa dan Polman, Hujan Ringan Diprediksi Terjadi hingga Malam
Baca juga: Prof Heriyati Yatim Terpilih Secara Aklamasi Pimpin BPW KWMSB Sulsel
Pelaku mengambil setumpuk biji kakao yang sementara di jemur di halaman sisi kanan masjid.
Biji kakao tersebut lalu dibawa ke dalam toilet di belakang masjid untuk dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung.
Pelaku juga sempat terlihat bolak balik masuk ke dalam toilet untuk hindari kecurigaan warga.
Setelah itu, pelaku pergi meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor matic yang sebelumnya diparkir di halaman depan masjid.
“Kerugian kurang lebih 2 juta lah,” kata korban, Muhammad Alwi kepada wartawan.
Dia menyebut aksi pencurian itu terjadi pada Jumat (8/5/2026) lalu, rekaman video pencurian telah viral di media sosial.
Menurut Alwi, biji kakao itu dijemur di halaman masjid sebelum waktu sholat Jumat.
Aksi pencurian disadari ketika bermaksud mengumpulkan biji kakao tersebut karena cuaca mendung.
Karena merasa curiga, Alwi lalu meminta kerabatnya mencari kakao tersebut.
Hingga akhirnya ditemukan beberapa sisa biji kakao berserakan di dalam toilet masjid.
“Saya suruh cari, setelah mereka masuk di toilet ditemukan bekas-bekasnya biji kakao,” lanjutnya.
Alwi mengaku telah empat kali menjadi korban pencurian membuatnya kehilangan biji kakao.
Namun baru kali ini aksi pelaku terekam kamera pengawas CCTV. Kasus ini telah ia laporkan kepada pihak berwajib.
Personel dari Polsek Urban Wonomulyo telah mendatangi tempat kejadian peristiwa dan mengambil rekaman kamera cctv untuk kepentingan penyelidikan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.Com, Fahrun Ramli