TRIBUN-SULBAR.COM - Berikut ini adalah ulasan mengenai kunci jawaban soal mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka pada halaman 254.
Materi kali ini berfokus pada Kegiatan 9.8 Bagian B, di mana siswa diminta untuk menunjukkan dan menganalisis penggunaan frasa ajektif dalam dua paragraf yang berbeda.
Sebagai informasi, soal ini merujuk pada buku paket Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Baca juga: CSM Mapilli Juarai Polman Cup VI Usai Taklukkan Taeso Putra Mamuju Skor Tipis 1-0
Baca juga: Ramalan Shio Hari Ini, Shio Tikus Makin Percaya Diri, Shio Kerbau Diminta Tetap Tenang
Panduan Belajar Mandiri
Kunci jawaban ini bersifat sebagai referensi atau panduan bagi orang tua maupun siswa untuk mengevaluasi hasil belajar di rumah.
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 8 Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Halaman 96-97: Membuat Kalimat
Kunci Jawaban Kegiatan 9.8 (Bagian B)
Soal:
Tunjukkanlah frasa ajektif (frasa kata sifat) yang terdapat dalam dua paragraf berikut ini!
Dalam paragraf pertama yang membahas keasrian suasana desa dan kecintaan pada tanah air, ditemukan beberapa frasa ajektif sebagai berikut:
Sangat menarik (Menjelaskan kualitas acara).
Yang hijau (Menjelaskan kondisi fisik desa).
Yang tenang (Menjelaskan suasana desa).
Yang jauh (Menjelaskan posisi/kondisi desa).
Yang polos murni (Menjelaskan karakter penduduk desa).
Sangat bangga (Menunjukkan perasaan atau kondisi psikologis).
Pada paragraf kedua yang mengulas tentang detail pengerjaan album musik dan aransemennya, terdapat beberapa frasa ajektif utama:
Penuh dinamika (Menjelaskan karakter album musik).
Sangat membantu (Menjelaskan efektivitas suatu hal).
Begitu memukau (Menunjukkan kekaguman terhadap performa).
Begitu harmonis (Menjelaskan keselarasan musik).
Kesimpulan Materi
Frasa ajektif adalah gabungan kata yang berinti pada kata sifat (ajektiva) dan berfungsi memberikan keterangan lebih spesifik terhadap kata benda atau subjek yang dibahas.
Penggunaan kata seperti "sangat", "begitu", atau "penuh" seringkali menjadi penguat dalam pembentukan frasa ini.(*)