Kondisi Terkini Pasca Kebakaran di 1 Ilir Palembang, Warga Mulai Mengungsi ke Posko Darurat
Odi Aria May 11, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG— Kondisi pascakebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Sultan Agung, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, masih menyisakan puing-puing bangunan yang hangus terbakar, Senin (10/5/2026).

Dari total sembilan rumah yang terdampak, lima rumah dilaporkan ludes terbakar hingga rata dengan tanah dan hanya menyisakan tiang serta sisa rangka bangunan yang sudah menghitam.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan warga masih berdatangan ke area kebakaran untuk melihat kondisi rumah mereka yang sudah tidak bisa ditempati.

Sejumlah titik terlihat dipenuhi puing kayu dan sisa material bangunan yang terbakar.

Angin kencang yang terjadi saat kebakaran diduga menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah lain di kawasan padat tersebut.

Lurah 1 Ilir Palembang, Rudi Martino, mengatakan pihaknya telah menyiapkan posko darurat bagi warga yang terdampak kebakaran sebagai tempat pengungsian sementara.

“Untuk saat ini sudah disiapkan posko bagi warga terdampak sebelum adanya bantuan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah kelurahan bersama pihak terkait masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak serta kerugian akibat peristiwa tersebut.

Sementara itu, warga terdampak mulai dievakuasi dan mengungsi ke posko yang telah disiapkan sambil menunggu bantuan lanjutan dari pemerintah dan pihak terkait.

Penyebab Kebakaran

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran bermula sekitar pukul 19.50 WIB saat seorang warga bernama Amin sedang memasak untuk keperluan warungnya.

Namun, masakan tersebut ditinggalkan karena ia pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Isya.

“Sedang masak untuk warung, lalu saya tinggalkan ke masjid untuk salat Isya,” ujar Amin kepada petugas.
Tak lama kemudian, warga mendengar tiga kali suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji di rumah Amin.

“Warga mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali, lalu banyak yang berteriak kebakaran,” kata seorang warga.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Namun, karena angin bertiup cukup kencang, api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran bersama sekitar 10 unit mobil pemadam kemudian tiba di lokasi.

Meski demikian, proses pemadaman sempat terkendala karena akses menuju lokasi dipenuhi warga.

Api beberapa kali berhasil dipadamkan, namun kembali menyala. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.42 WIB.

Setelah menerima laporan kejadian, petugas piket fungsi, piket Polsek, piket Reskrim, SPKT, serta tim Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

“Begitu mendapat laporan adanya kebakaran, kami langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan para saksi,” ujar Ipda Ammar dari Samapta Polrestabes Palembang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.