2 Pendaki Singapura Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Tewas, Tertimbun Abu Vulkanik & Batu Besar
Welly Hadinata May 11, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM - Dua pendaki asal Singapura yang hilang akibat erupsi Gunung Dukono dipastikan meninggal dunia setelah tim gabungan berhasil menemukan jenazah keduanya pada Minggu (10/5/2026).

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan kedua korban ditemukan sekitar 50 meter dari puncak gunung dalam kondisi tertimbun material vulkanik.

“Jenazah ditemukan bersebelahan dan langsung dievakuasi turun dari gunung,” ujar Iwan kepada media Singapura, The Straits Times.

Warga setempat yang ikut dalam operasi pencarian, Risman Umar, mengungkapkan kedua korban tertimbun abu vulkanik dan tertimpa batu besar akibat letusan.

“Mereka terkubur di bawah reruntuhan. Dua batu besar menimpa dan menghancurkan tubuh mereka,” kata Risman.

Kedua korban merupakan bagian dari rombongan pendaki yang terdiri dari sembilan warga Singapura dan 11 warga Indonesia.

Mereka melakukan pendakian pada 7 Mei 2026 meskipun terdapat larangan mendaki dan zona bahaya sejauh empat kilometer dari kawah yang telah diberlakukan pemerintah setempat sejak April lalu.

Saat erupsi terjadi pada 8 Mei 2026 pagi, hujan abu, batu panas, dan material vulkanik menghantam area pendakian di dekat puncak. Sebelumnya, seorang pendaki perempuan asal Indonesia juga ditemukan meninggal dunia pada 9 Mei 2026.

Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia dan keluarga korban untuk proses identifikasi jenazah.

Dalam pernyataannya, pemerintah Singapura juga menyampaikan apresiasi kepada tim SAR gabungan Indonesia yang melibatkan lebih dari 150 personel dalam proses pencarian dan evakuasi di medan ekstrem.

Operasi pencarian sempat mengalami hambatan akibat hujan deras yang menyebabkan jalur pendakian berlumpur dan rawan longsor.

Aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih berlangsung juga meningkatkan risiko bagi tim penyelamat.

Pangdam XV Pattimura, Dody Triwinarto, memastikan seluruh korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi.

“Kami telah mengevakuasi semua korban yang meninggal,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.