TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Denpasar menargetkan pengguna bus sekolah di Denpasar sebanyak 1.200 siswa.
Hal ini sebagai upaya untuk mengurai kemacetan saat keberangkatan ke sekolah dan jam pulang sekolah.
Apalagi di tahun ajaran baru ini, Dishub Denpasar akan menambah armada.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, saat ini, rata-rata dalam sehari penumpang bus sekolah berkisar antara 970 sampai 1.000
Baca juga: Pamit Beli Sate, Nenek 85 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Pantai Biaung Denpasar
"Kalau sekarang kami melayani seribu murid, berarti 1000 sepeda motor bisa kita geser," kata Sriawan, Minggu, 10 Mei 2026.
Dengan target 1.200 siswa per hari, di tahun ajaran baru ini, Denpasar akan melayani kawasan Denpasar Selatan dan Denpasar Barat bagian selatan.
Baca juga: Gunung Batukaru Telan Nyawa Made Dibya, Jenazah Ditemukan di Jurang Sedalam 90 Meter
Hal ini terkait dengan penambahan empat armada di tahun 2026 ini.
Selama ini, operasional bus sekolah di Denpasar tercatat sebanyak 13 unit aktif dan 1 unit cadangan.
Layanan ini beroperasi pulang-pergi (PP), meliputi pengantaran dan penjemputan siswa ke sekolah.
"Untuk meningkatkan jangkauan layanan, Pemkot Denpasar akan menambah 4 unit bus sekolah. Penambahan tersebut terdiri dari 3 unit bantuan dari Wali Kota Denpasar dan 1 unit dari Kementerian Perhubungan," katanya.
Dengan adanya penambahan tersebut, total armada bus sekolah yang akan beroperasi menjadi 18 unit, termasuk bus cadangan.
Keempat armada baru ini direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru.
Sriawan mengatakan, penambahan armada ini difokuskan untuk memperkuat layanan di wilayah Denpasar Selatan (Densel) dan Denpasar Barat (Denbar) bagian selatan.
Pasalnya, minat siswa di dua wilayah tersebut cukup tinggi. (*)