TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengharapkan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal di bawah kepemimpinan baru mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan.
Harapan itu disampaikan Bupati Ischak saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) ke-11 PC Muslimat NU Kabupaten Tegal, di Gedung Muslimat NU setempat, Minggu (10/5/2026).
Dalam forum tersebut, Alfiyah resmi terpilih sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal periode 2026–2031, menggantikan Umi Azizah yang telah memimpin organisasi pada periode sebelumnya.
Bupati Ischak menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tegal menilai peran Muslimat NU sangat vital bagi masyarakat.
Organisasi ini dinilai telah berkontribusi nyata dalam mengurus berbagai fase kehidupan warga, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga program Sekolah Lansia.
"Kami harap PC Muslimat NU Kabupaten Tegal tetap mendampingi pemerintah dalam banyak sinergi, mulai dari sektor pendidikan sampai kesehatan," harap Bupati Ischak, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Antisipasi Tawuran, Siswa SMK dan SMA di Kudus Deklarasi Damai
Selain mendorong penguatan sinergi kelembagaan, Bupati Ischak juga mengajak seluruh kader Muslimat NU untuk memperketat pengawasan di lingkungan keluarga, khususnya dalam mencegah anak-anak terjerumus pada perilaku negatif seperti penyalahgunaan obat-obatan.
"Kita semua wajib membuat suasana yang nyaman di rumah agar anak tidak mencari pelarian ke hal yang negatif," tegasnya.
Senada dengan harapan Bupati Ischak, Wakil Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Tengah Rizkiyah Mabrur yang mewakili Ketua PW Muslimat NU Jawa Tengah, menekankan pentingnya peran Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Tegal.
Rizkiyah mendorong kepengurusan baru untuk menghadirkan program-program yang lebih membumi dan responsif terhadap persoalan nyata di masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kader untuk semakin kreatif, inovatif, dan adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar agama di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.
"Melalui Konfercab ini, saya berharap lahir program-program yang lebih membumi dan mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat," kata Rizkiyah.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal periode sebelumnya, Umi Azizah, turut memberikan pesan kepada kepengurusan baru.
Ia menekankan pentingnya konsep kepemimpinan yang terus bertumbuh agar seluruh kader senantiasa mengasah kapasitas diri.
Umi Azizah juga mengungkapkan, hampir seluruh program kerja hasil Konfercab ke-10 telah terealisasi hingga 100 persen berkat dukungan penuh pemerintah daerah dan seluruh elemen organisasi.
Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi kepengurusan Alfiyah untuk melangkah lebih jauh dalam periode 2026–2031.
"Kita harus punya kemauan untuk terus belajar agar mampu beradaptasi dengan teknologi serta tanggap terhadap berbagai problematika yang ada di sekitar kita," pesan Umi Azizah.
Pemkab Tegal berharap sinergi yang telah terjalin selama ini semakin diperkuat di bawah kepemimpinan Alfiyah, demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Tegal yang sejahtera, sehat, dan berkarakter. (dta)