TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Sebanyak 18 aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Blitar mengajukan cuti besar untuk menunaikan ibadah haji pada 2026 ini.
Sejumlah ASN yang melaksanakan ibadah haji rata-rata mengambil cuti besar selama 45 hari.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya memastikan, roda pemerintahan tetap berjalan normal meski ada 18 ASN yang mengambil cuti besar untuk menunaikan ibadah haji.
Berapa ASN pejabat struktural yang cuti besar untuk menunaikan ibadah haji sudah mengajukan pejabat pelaksana harian untuk menggantikan tugas-tugasnya.
Baca juga: Menyoal Tarif PPJ 10 Persen di Kabupaten Trenggalek, GMNI : Sangat Memberatkan Rakyat
"Dengan begitu roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," kara Ika Hadi, Senin (11/5/2026).
Dikatakannya, sampai hari ini, ada 18 ASN yang mengajukan cuti besar untuk melaksanakan ibadah haji.
Para ASN bisa mengambil cuti besar maksimal dua bulan.
Namun, para ASN yang melaksanakan ibadah haji, rata-rata mengambil cuti besar selama 45 hari.
"Mereka yang berangkat haji rata-rata mengambil cuti besar selama 45 hari," ujarnya.
Ika Hadi juga mendoakan semoga para ASN yang berangkat menunaikan ibadah haji berjalan lancar dari awal hingga akhir.
"Semoga ibadah hajinya berjalan lancar dari awal sampai akhir," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar, Purnomo mengatakan, calon jemaah haji (CJH) Kota Blitar akan berangkat ke Asrama Haji Surabaya, pada 18 Mei 2026 ini.
Baca juga: Pemkot Kediri Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Pinjol Ilegal
Rombongan CJH Kota Blitar terbang dari Bandara Juanda Surabaya ke Jeddah, Arab Saudi, pada 19 Mei 2026.
CJH Kota Blitar masuk gelombang kedua kelompok terbang (kloter) 106. Jumlah CJH asal Kota Blitar sebanyak 162 orang.
"CJH Kota Blitar sudah siap berangkat, semua kebutuhan sudah lengkap. Kekurangan koper CJH hanya tinggal satu orang, dalam waktu dekat sudah dibagikan," katanya.
(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)