TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Menjelang peringatan Hari Pattimura ke-209 pada 15 Mei 2026, masyarakat Maluku di Manokwari, Papua Barat, mulai mematangkan berbagai persiapan untuk menyukseskan rangkaian kegiatan yang akan dipusatkan di Kota Manokwari.
Ketua Panitia Hari Pattimura ke-209 Manokwari, Johani Brian Makatita mengatakan bahwa pertemuan perdana digelar bersama para ketua ikatan kerukunan Maluku di Manokwari pada Senin (11/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah ide dan masukan untuk mempersiapkan acara puncak.
Johani menegaskan, peringatan Hari Pattimura bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum mengenang semangat perjuangan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy dalam mempersatukan masyarakat Maluku, termasuk di tanah rantau.
“Perayaan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi refleksi bagi masyarakat Maluku agar tetap menjaga persaudaraan dan terus memberikan kontribusi positif di tanah Papua Barat,” ujarnya.
Baca juga: Perayaan Hari Pattimura di Manokwari Dihiasi Atraksi Pukul Sapu oleh Pemuda Maluku
Ia berharap momentum tersebut semakin mempererat hubungan persaudaraan atau Pela-Gandong di antara masyarakat Maluku yang hidup berdampingan di Manokwari dan Papua Barat.
“Semoga peringatan Hari Pattimura 2026 semakin memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan masyarakat Maluku di tanah rantau," ujarnya.
Panitia menyiapkan berbagai kegiatan budaya antara lain, ziara di Taman Makam Pahlawan Trikora Manokwari, Lari Obor, Pertunjukan Budaya Maluku seperti tarian cakalele oleh kerukunan Hulaliu, atraksi Bambu Gila oleh pemuda Lesinusa Amalatu (Titawaai), serta tarian tradisional dari Maluku Tenggara dan Tanimbar.
Sementara kegiatan sosial akan digelar dalam pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, pembagian bingkisan, hingga penyajian makanan khas Maluku.
Johani mengajak seluruh warga Maluku di Papua Barat, khususnya dari Ambon, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, dan Maluku Utara, untuk bersama-sama memeriahkan Hari Pattimura ke-209.