TRIBUNJAMBI.CON, JAMBI - Istri Indra Kesuma, korban pembunuhan di Pinang Merah, Kota Jambi dan keluarga mengikuti rekonstruksi pembunuhan pada Senin (11/5/2026) ini di Polsek Kota Baru.
Istri korban, Nia harus kembali menyaksikan peristiwa berdarah yang mengakibatkan suaminya meninggal dunia.
Tak hanya Nia, anak korban, OK yang baru berusia 13 tahun juga dihadirkan sebagai saksi.
Gadis muda itu terlihat menangis diawal rekonstruksi.
Dia yang didampingi Bidang Perempuan dan Perlindungan anak terlihat tak kuasa menahan tangis saat harus mengulang peristiwa di tanggal 26 April 2026 lalu.
Sementara itu, Nia istri korban terlihat lebih tenang dan menjalani rangkaian rekonstruksi kejadian.
Untuk diketahui, setelah dua pekan peristiwa berdarah yang menewaskan Indra Kusuma (41), pada Senin (11/5/2026) siang ini Polsek Kota Baru menggelar rekonstruksi peristiwa tersebut.
Kasus pembunuhan di Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi yang terjadi pada 26 April 2026 sempat menggemparkan warga sekitar.
Baca juga: Marah Suami Sibuk Urus Ayam dan Bonceng Wanita Lain, Ibu Muda Racuni 3 Anak
Baca juga: Ada Anjing Menggonggong di Pinang Merah Jambi, Anak Kecil Ucap Kata Anjing, lalu Ayahnya Dibunuh
Dari pantauan Tribunjambi.com, saat ini rekonstruksi masih berlangsung saat korban Indra dan istri sempat cekcok dengan ibu dari remaja BM (16).
"Linda ngapo kau ngejar Okta?, dio pulang ke rumah nangis. Kenapo kau ikut campur masalah anak-anak?," kata istri korban pada ibu remaja BM.
Istri korban, Nia terlihat cukup tegas mengulang peristiwa tersebut.
Selain dari para saksi dan tersangka, banyak keluarga korban yang juga turut hadir menyaksikan rekonstruksi ini.
OK (13) anak korban, menuturkan kejadian bermula saat adiknya bermain di depan rumah pelaku. Saat itu, seekor anjing menggonggong, lalu anak-anak yang berada di lokasi menyebut kata anjing.
“Diduga mamanya pelaku mengira adik kami menyebut anaknya anjing, jadi langsung marah dan mengejar adik kami,” ujar OK saat diwawancara dilokasi kejadian.
Menurutnya, adiknya berlari dan bersembunyi di semak-semak karena ketakutan. Peristiwa itu sempat disaksikan beberapa warga.
Masalah kemudian berlanjut saat ibu korban mencoba menanyakan kejadian tersebut kepada pihak pelaku. Namun situasi justru memanas.
Tak lama berselang, pelaku disebut datang bersama keluarganya dengan membawa senjata tajam.
“Dia datang naik motor, bawa mandau sama pisau. Langsung menyerang bapak kami,” katanya. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Jalan Jalur Tiga Bangko Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Sering Terjadi Kecelakaan
Baca juga: Si Paling Kuat Mantap! Performa GEAR ULTIMA Tetap Ganas, Walau Disiksa dengan RPM Maksimal