POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung mulai menyiapkan revitalisasi kawasan Kolong Keramik di Jalan A Yani, Kecamatan Tanjungpandan, sebagai lokasi baru bagi pedagang UMKM yang selama ini berjualan di halaman Gedung Nasional.
Namun, penataan kawasan tersebut tidak hanya difokuskan untuk relokasi pedagang, melainkan juga disiapkan menjadi ruang publik dan destinasi wisata baru di pusat Kota Tanjungpandan.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, mengatakan dirinya telah ditunjuk langsung oleh Bupati Belitung sebagai penanggung jawab revitalisasi kawasan tersebut.
“Kolong Keramik Alhamdulillah terus berjalan karena setiap minggu kita bergerak. Saya juga sudah ditugaskan Pak Bupati melalui SK sebagai penanggung jawab,” kata Syamsir, Senin (11/5/2026).
Ia mengatakan, penataan kawasan dilakukan secara bertahap sambil menunggu penyelesaian perencanaan induk dan perubahan APBD.
Setelah rampung, para pedagang mulai direlokasi sesuai penataan yang telah disiapkan.
Syamsir menjelaskan, konsep pengembangan Kolong Keramik nantinya akan menggabungkan area UMKM dengan ruang publik dan wisata keluarga.
“Bukan untuk pedagang saja, tapi secara keseluruhan supaya kawasan ini menjadi area baru yang lebih ramai dan berkelanjutan,” ucapnya.
Beberapa fasilitas yang direncanakan di antaranya jogging track, taman bermain anak, waterboom, hingga area memancing mini untuk keluarga.
Tak hanya itu, Pemkab Belitung juga akan kembali mengaktifkan wahana perahu bebek serta mempercantik kawasan dengan berbagai ornamen tambahan.
Ditambah pernak-pernik air mancur di area kolong dilengkapi wahana perahu bebek dengan pendampingan khusus.
“Intinya nanti kami akan percantik kawasan Kolong Keramik beserta pernak-perniknya,” katanya.
Menurut Syamsir, kawasan tersebut juga akan dicat ulang secara menyeluruh agar lebih menarik bagi pengunjung.
Ia berharap kawasan itu nantinya memiliki jam operasional panjang dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Kita harapkan jam operasionalnya panjang dari jam 9 pagi sampai jam 12 malam,” ujarnya.
Untuk mendukung kenyamanan pedagang, pemda juga berencana menyiapkan kios permanen, sehingga pedagang tidak perlu lagi membawa gerobak setiap hari.
“Tidak perlu lagi bawa gerobak, tinggal bawa alat masak saja. Kami akan siapkan tempat-tempatnya dan nama kios-kiosnya,” jelasnya.
Selain itu, berbagai kegiatan dan hiburan juga akan rutin digelar agar kawasan tetap hidup dan ramai pengunjung.
Dalam waktu dekat, revitalisasi Kolong Keramik juga akan mendapat dukungan pengerukan dari BBWS Provinsi untuk pengendalian air kawasan.
“Yang paling cepat ini insyaAllah BBWS Provinsi akan bantu pengerukan dulu supaya lebih dalam terkait kontrol airnya,” ungkap Syamsir.
Sementara menunggu penyusunan anggaran, kegiatan gotong royong membersihkan kawasan juga terus dilakukan setiap pekan.
Kerja bakti ini melibatkan beberapa OPD mulai dari Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD.
“Kalau kerja bakti untuk sampah-sampahnya itu tiap minggu terus dilakukan. Jadi ini kolaborasi semua tim yang sudah dibangun,” katanya. (posbelitung.co/dede suhendar)