Bupati Belitung akan Evaluasi LKPJ 2025 dan Ikuti Rekomendasi Hasil Pansus DPRD
Hendra May 11, 2026 05:24 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat memastikan rekomendasi tiga panitia khusus (Pansus) DPRD terkait LKPJ Bupati Tahun 2025 akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pemerintah daerah ke depan.

Hal itu disampaikan Djoni usai rapat paripurna penyampaian rekomendasi Pansus DPRD di Kantor DPRD Belitung pada Senin (11/5/2026).

“Kalau untuk rekomendasi itu tetap akan kita jalankan. Ini demi perbaikan kita,” ujar Djoni.

Ia menilai rekomendasi DPRD tidak hanya dilihat dari jumlah poin yang disampaikan, tetapi lebih pada substansi persoalan yang memang perlu dibenahi.

Menurutnya, sejumlah persoalan yang menjadi sorotan DPRD merupakan pekerjaan rumah lama yang terus diperbaiki secara bertahap, termasuk terkait legalitas aset daerah.

“Misalnya terkait aset yang tadi disampaikan, legalitas aset itu kan sudah menahun. Jadi mana-mana yang menjadi basic dan harus diperbaiki, ya kita perbaiki,” jelasnya.

Selain itu, Djoni juga menyinggung persoalan penataan kawasan Barata yang turut menjadi perhatian dalam rekomendasi pansus.

Ia menilai, secara legalitas memang tidak ada yang dilanggar.

Hanya saja, pemda ingin menertibkan dari sisi luar karena ada korelasinya dengan masalah parkir pusat kota.

Ia mengatakan lahan di kawasan tersebut masih memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai kantong parkir guna mendukung penataan kawasan kota yang lebih tertib dan nyaman.

“Kita ingin mungkin ada etalase yang lebih tertata. Nanti dipikirkan lagi apakah memang layak untuk parkir di dalam sana, karena gerbang kota ini harus kita tata secara eksklusif,” katanya.

Pemkab Belitung, lanjut Djoni, juga masih mengkaji sejumlah lokasi yang berpotensi dijadikan kantong parkir baru.

Di antaranya lahan di belakang KFC, Jalan Gegedek, dan lainnya.

“Masih dikomunikasikan untuk kantong-kantong parkir yang relevan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung, Syamsir mengatakan pembahasan terkait penataan parkir sudah mulai dilakukan bersama sejumlah pihak terkait.

Rapat digelar di Dinas Perhubungan dengan mengundang beberapa pihak terkait.

Menurut Syamsir, pembahasan tersebut akan terus berlanjut melalui forum bersama sebelum diputuskan langkah teknis di lapangan.

“Saya juga nanti bersama tim akan turun ke lapangan, tinggal menunggu jadwal dari Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Ia menyebut beberapa titik memang telah direncanakan menjadi kantong parkir seperti di belakang KFC, Jalan Gegedek, dan lainnya.

Namun, titik tersebut masih perlu dilakukan evaluasi teknis lebih lanjut.

“Kemarin memang ada beberapa titik yang direncanakan sebagai kantong parkir. Tapi nanti perlu ditinjau dulu lokasi dan teknisnya bagaimana,” jelasnya.

Tak hanya pemerintah, para pemilik usaha dan kafe juga akan diajak berdiskusi karena berkaitan dengan kenyamanan pelanggan.

“Para pemilik kafe juga akan diajak karena berkaitan dengan kenyamanan pelanggan mereka terkait parkir,” katanya.

Syamsir menambahkan, keterbatasan ruang di wilayah Belitung menjadi tantangan tersendiri di tengah meningkatnya jumlah kendaraan.

“Intinya ini masih berkelanjutan, karena memang area kita di Belitung terbatas sementara jumlah kendaraan meningkat terus. Kami akan terus upayakan demi kenyamanan semuanya,” katanya.

(posbelitung.co/dede suhendar) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.