TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Tiga orang jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Kebumen batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini lantaran kondisi kesehatan.
Hal tersebut diketahui begitu ketiganya menjalani pemeriksaan kesehatan setibanya di Embarkasi Haji Yogyakarta.
Dua orang karena demesia atau pikun dan satu orang lainnya karena kondisinya hamil.
Baca juga: Jamaah Haji Asal Blora yang Meninggal di Medan, Dipastikan Dapat Badal Haji dan Asuransi
Kasubag TU Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kebumen, Nurul Hayati menyampaikan, ada tiga orang yang tunda keberangkatan haji pada tahun ini.
Ketiganya sudah dipulangkan dari Embarkasi Haji Yogyakarta ke Kabupaten Kebumen.
"Karena hasil pemeriksaan (kesehatan) tidak istitha'ah," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (11/5/2026).
Dari tiga orang itu, terangnya, dua lansia batal berangkat ke tanah suci karena demensia.
Kemudian satu orang lainnya karena kondisinya hamil.
Menurutnya bagi dua orang calhaj yang mengalami demensia itu bisa berangkat haji pada tahun depan asalkan kondisinya dinyatakan istitha'ah.
Akan tetapi apabila memang tidak bisa, lanjut Nurul, ada kesempatan untuk dilimpahkan ke keluarga.
Selain itu ada juga tiga orang calhaj yang tunda keberangkatan haji.
Dua orang karena masih dalam observasi kesehatan di rumah sakit.
Baca juga: Bupati Arief Rohman Kenang Jamaah Haji Blora yang Meninggal : Masih Kerabat Saya
Sedangkan satu orang lainnya menunggu istri yang masih dalam observasi kesehatan.
Mereka akan melakukan penerbangan setelah kondisinya benar-benar sehat.
"Kalau sehat layak terbang kita nunggu sheet (penerbangan) kosong," terangnya. (Ais)