TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN – Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Suyanto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Paguyuban Sepeda Onthel (PASTHEL) Kobar yang digelar di Gedung Transito Jalan Malijo, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pecinta sepeda, baik sepeda tua atau ontel maupun jenis sepeda lainnya dari berbagai komunitas.
Perayaan diawali dengan kegiatan gowes bersama dengan rute Transito – Bundaran Pancasila – Lanud Iskandar – Kantor BMKG Lanud – Bundaran Pancasila – Jalan HM Rafii – PP Gedung Antakusuma – Bundaran Pancasila – Jalan Malijo – dan kembali finis di Transito.
Baca juga: Bupati Hj Nurhidayah Resmikan Pasar Seni Kyai Gede, Pusat Ekonomi Kreatif di Kobar
Baca juga: Rakor Pra Evaluasi SAKIP, Inspektorat Kobar Perkuat Kesiapan Penilaian KemenPAN-RB 2026
Baca juga: Pemkab Kobar Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kobar Suyanto menyampaikan apresiasi atas eksistensi dan kontribusi PASTHEL yang selama ini aktif menjaga budaya bersepeda ontel di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun ke-13 kepada keluarga besar PASTHEL. Semoga di usia yang semakin dewasa ini, PASTHEL terus menjadi komunitas yang solid, kreatif, serta mampu menjaga eksistensi budaya bersepeda ontel sebagai bagian dari warisan sejarah dan identitas budaya,” ujar Suyanto.
Menurutnya, keberadaan komunitas sepeda klasik tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga memiliki nilai sejarah, budaya, olahraga, hingga semangat pelestarian lingkungan.
“PASTHEL Kobar bukan sekadar komunitas pecinta sepeda klasik, lebih dari itu, PASTHEL telah menjadi wadah yang memadukan unsur sejarah, budaya, olahraga, serta semangat keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Ia menilai, kegiatan ngontel bersama tersebut juga menjadi ruang silaturahmi lintas generasi, sekaligus mempererat persaudaraan antar komunitas sepeda dari berbagai daerah.
Pemkab Kobar, lanjutnya, mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif yang digagas komunitas sepeda karena dinilai mampu mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
“Selain menumbuhkan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, kegiatan komunitas sepeda juga turut memperkenalkan potensi daerah, termasuk destinasi wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suyanto berharap PASTHEL Kobar dapat terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan komunitas.
“Kami berharap PASTHEL dapat terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan komunitas, sehingga keberadaan sepeda ontel tidak hanya menjadi simbol nostalgia, tetapi juga mampu memberi nilai ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat,” tambahnya.
Pada momentum HUT ke-13 itu, Suyanto juga secara resmi melepas keberangkatan anggota PASTHEL dan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) menuju KLIC Fest 2026 di Klaten, Jawa Tengah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, saya secara resmi melepas keberangkatan anggota PASTHEL dan KOSTI menuju KLIC Fest 2026 di Klaten, Jawa Tengah. Semoga selama perjalanan diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran serta mampu membawa nama baik Kabupaten Kotawaringin Barat di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Ia meminta para peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana promosi daerah sekaligus memperluas jejaring persaudaraan komunitas sepeda di Indonesia.