Tumbang 3-1 dari Bhayangkara FC, Tiket Madura United Bisa Lolos Degradasi Harus Tertunda
Alga W May 11, 2026 10:33 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Madura United harus tumbang 3-1 dari tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (11/5/2026) malam.

Sebelum memastikan diri kalah laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini, Madura United sempat unggul lewat gol Jordy Wehrmann menit 5.

Baca juga: Pemkab Jember Telah Serahkan Hasil Verval Data 97 Ribu Warga Desil 1 Kemiskinan ke BPS

Namun, Bhayangkara FC membalas tiga gol sekaligus lewat kaki Ryo Matsumura menit 63, Henri Cedric Doumbia menit 66, dan gol berkelas Moussa Sidibe menit 87.

Kekalahan ini menghentikan tren kemenangan dua laga terakhir Madura United, juga harus menunda mendapat tiket lolos dari degradasi.

Jalannya pertandingan berlangsung menarik.

Dimana dua tim langsung memeragakan permainan terbuka sejak wasit Yudai Yamamoto meniup peluit tanda laga dimulai.

Menit 3, Bhayangkara FC mendapat peluang lewat tendangan Dendy Sulistyawan, namun, belum membuahkan hasil.

Madura United yang meladeni permainan terbuka Bhayangkara FC, membuka keunggulan menit 5 lewat gol Jordy Wehrmann, skor 0-1.

Memanfaatkan momentum, Madura United meningkatkan intensitas serangan, mendapat peluang menit 6 lewat tendangan Iran Junior.

Bhayangkara FC tidak kalah, dua menit berselang langsung mengancam gawang Madura United lewat tendangan Privat Mbarga, namun masih belum membuahkan hasil.

Moussa Sidibe benar-benar menjadi ancaman serius lini pertahanan Madura United, pergerakannya menciptakan kerepotan.

Bhayangkara FC yang tertinggal all out menyerang 15 menit akhir babak pertama, namun pertahanan Madura United tampil disiplin.

Pergerakan Moussa Sidibe, Dendy Sulistyawan, Sani Rizki belum bisa menciptakan gol penyama kedudukan.

Meski terus ditekan, Madura United berhasil mempertahankan keunggulan 0-1 di babak pertama.

Mengawali babak kedua, Bhayangkara FC yang tertinggal melakukan ubahan permainan.

Skema permainan tim asuhan Paul Munster berjalan efektif.

Mendapat peluang lewat lewat aksi Moussa Sidibe menit 50 dan Frengky Missa menit 53, namun belum membuahkan hasil.

Meski banyak ditekan, Madura United bukan tanpa peluang.

Menit 56 nyaris menggandakan keunggulan lewat Junior Brandao, namun belum membuahkan gol.

Terus mencecar pertahanan Madura United, Bhayangkara FC akhirnya bisa menyamakan kedudukan menit 63 melalui gol Ryo Matsumura, skor 1-1.

Memanfaatkan momentum, Bhayangkara FC tidak henti menyerang.

Upaya mereka membuahkan hasil, Bhayangkara FC berbalik unggul melalui gol Henri Doumbia menit 66, skor 2-1.

Madura United yang sebelumnya mengandalkan skema serangan balik.

Mulai mengubah skema, berbalik menyerang memanfaatkan kecepatan pemain sayap mereka.

Madura United nyaris bisa menyamakan kedudukan menit 84 lewat tendangan Ruxi.

Namun, masih ditepis Kiper lawan.

Madura United terus menekan untuk mengejar ketertinggalan.

Sibuk menekan, Madura United justru kembali kecolongan menit 87 melalui gol berkelas Moussa Sidibe.

Moussa Sidibe memanfaatkan umpan Doumbia yang melakukan aksi solo run lewat skema serangan balik.

Ia melepaskan pleasing akurat ke pojok kanan gawang Madura United yang tidak bisa dihalau Diky Indriyana, skor 3-1.

Tempo pertandingan terus berjalan cepat 6 menit tambahan waktu.

Madura United yang tertinggal coba terus menekan, namun, serangan yang dibangun selalu kandas.

Meski terus menekan, Madura United gagal menciptakan gol tambahan, harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC 3-1.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.