POS-KUPANG.COM - Hingga Februari 2026 BRI telah menyalurkan 31,42 Triliun kepada ke 643.000 UMKM di seluruh Indonesia.
Realisasi KUR BRI 2026 tersebut setara dengan 17,4 Persen dari Target Rp 180 Triliun.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya mengatakan, BRI berkomitmen untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Salah satu dukungan itu melalui percepatan penyaluran KUR 2026.
Dengan jaringan yang luas, KUR BRI 2026 menjadi tumpuan utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memenuhi kebutuhan modal pada Mei 2026.
Baca juga: Cek Simulasi Cicilan dan Tabel KUR BTN 2026 Pinjaman Rp50 Juta Tenor 12-60 Bulan
Skema pembiayaan ini tetap diminati karena menawarkan suku bunga rendah serta jangka waktu pelunasan yang fleksibel.
Seperti diketahui pada tahun 2026, Pemerintah mengeluarkan kebijakan terbaru suku bunga KUR.
Suku bunga KUR yang sebelum 6 persen dan berlaku kenaikan satu persen untuk pinjaman kedua dan selanjutnya tidak berlaku lagi.
Suku bunga KUR 2026 ditetap 6 persen flat tanpa batasan frekuensi pinajaman.
Kebiajakn ini untuk memastikan UMKM tetap memiliki akses pembiayaan yang terjangkau guna memperkuat ekonomi domestik.
Secara struktur, programKUR BRI 2026 terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu KUR Supermikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.
Pembagian ini didasarkan pada besaran plafon pinjaman serta skala ekonomi dari usaha yang dijalankan oleh penerima bantuan modal.
Baca juga: Tabel Angsuran KUR BRI Mei 2026 untuk Pinjam 5 Juta, Cicilan Ringan
KUR Supermikro difokuskan untuk kelompok usaha ultra mikro. Sementara itu, kategori Mikro dan Kecil diperuntukkan bagi pengusaha yang membutuhkan suntikan dana lebih besar guna memperluas jangkauan pasar atau meningkatkan kapasitas produksi.
Salah satu produk yang paling populer adalah KUR Kecil yang memberikan batas pinjaman hingga Rp500 juta. Skema ini sering digunakan untuk pembelian aset produksi, penambahan alat usaha, hingga pengembangan jalur distribusi bisnis.
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Plafon Rp500 Juta
Sebagai gambaran bagi calon nasabah dalam mengukur kemampuan finansial, berikut adalah estimasi cicilan bulanan untuk plafon Rp500 juta dengan bunga 6 persen per tahun.
Tabel Estimasi Cicilan KUR BRI 2026 Plafon Rp500 Juta
12 Bulan
Rp44.166.667
24 Bulan
Rp23.333.333
36 Bulan
Rp16.388.889
48 Bulan
Rp12.916.667
60 Bulan
Rp10.833.333
Angka-angka di atas merupakan ilustrasi awal, di mana besaran cicilan sesungguhnya akan bergantung pada penilaian kelayakan serta profil risiko dari masing-masing calon debitur saat proses pengajuan di bank.
Baca juga: Relaksasi KUR Bagi UMKM Korban Bencana Percepat Pemulihan Ekonomi
Syarat dan Prosedur Pengajuan KUR BRI
Dalam operasionalnya, KUR BRI menyediakan dua tipe pembiayaan. Pertama adalah Kredit Modal Kerja (KMK) untuk operasional rutin dengan tenor 3 hingga 4 tahun, dan kedua adalah Kredit Investasi (KI) untuk pengembangan jangka panjang hingga 5 tahun.
Bagi pelaku usaha yang berminat, terdapat sejumlah kriteria administrasi yang harus dipenuhi. Untuk KUR Mikro, nasabah harus individu yang menjalankan usaha produktif secara aktif minimal selama 6 bulan terakhir.
Syarat dokumen yang diperlukan meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta surat izin usaha yang sah. Selain itu, calon peminjam tidak boleh sedang memiliki kredit perbankan lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kartu kredit.
Untuk kategori KUR Kecil, syarat tambahan meliputi kepemilikan Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau dokumen resmi yang setara. Batas pinjaman untuk kategori mikro adalah Rp50 juta, sedangkan kategori kecil berkisar antara Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Masyarakat dapat mengajukan permohonan secara daring melalui platform resmi atau datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat. Proses tatap muka melibatkan pembukaan rekening bagi nasabah baru, verifikasi dokumen, serta sesi wawancara dengan petugas bank terkait rencana penggunaan modal. (*)