Ammar Zoni Mengaku Tak Kuat di Nusakambangan, Keluarga Khawatir Kondisi Mentalnya Menurun
Ragillita Desyaningrum May 11, 2026 11:34 PM

Grid.ID - Kondisi mental Ammar Zoni dikhawatirkan pihak keluarga memburuk setelah resmi dipindahkan kembali ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

‎Keluarga dan tim kuasa hukum mengaku khawatir karena Ammar mengalami tekanan psikologis sejak ditempatkan di lapas dengan pengamanan super ketat tersebut.

‎Adik Ammar, Panji Zoni, mengatakan sang kakak sempat mengaku tidak sanggup menjalani kondisi di sel isolasi. Pengakuan itu disampaikan Ammar saat pertemuan terakhir sebelum dipindahkan secara mendadak.

‎"Bang Ammar bilang ke saya, 'Gua gak sanggup'. Saya juga jujur sangat khawatir sekali dengan kondisi mental abang saya," kata Panji Zoni dalam konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (11/5/2026).

‎Kekasih Ammar, dokter Kamelia, juga menyoroti kondisi sel one man one cell yang kini ditempati Ammar. Menurutnya, suasana gelap dan minim interaksi justru bisa memperparah trauma seorang pecandu narkoba yang membutuhkan pemulihan.

‎"Bayangin dia cuma ada di kegelapan, ada penerangan cuma dua watt atau sampai lima watt, coba dibayangin saja. Yang dia lihat cuma tembok, ini gimana orang mau nggak trauma gitu lho. Harusnya kalaupun emang mau di sana jangan di high risk. Takutnya Bang Ammar down, putus asa," beber Kamelia.

‎Pihak keluarga dan kuasa hukum menegaskan bahwa Ammar Zoni adalah pecandu yang seharusnya mendapat pengobatan, bukan hanya hukuman penjara.

‎Mereka menilai penempatan di lapas super maksimum tidak akan menyelesaikan masalah ketergantungan narkoba yang dialami Ammar selama bertahun-tahun.

‎"Gini, artinya bahwa ini orang sakit. Kalau orang sakit itu harus diobati," tegas kuasa hukum Ammar Zoni, Krisna Murti.

‎Sebagai seorang dokter, Kamelia mengaku melihat sendiri bagaimana Ammar terus terjebak dalam masalah yang sama karena dinilai belum mendapatkan penanganan medis yang tepat selama berada di tahanan.

‎"Bang Ammar tuh selalu menyampaikan dia sangat-sangat trauma karena balik lagi, dia bukan seorang penjahat. Dia cuma butuh sembuh dari kecanduan. Dan dia butuh orang-orang terdekatnya yang ada di sampingnya. Dia tuh cuma butuh support moral dan spiritual, sudah itu saja," pungkas Kamelia.



‎Saat ini, Ammar Zoni tengah menjalani hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp1 miliar atas kasus narkoba keempatnya. Vonis tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat setelah Ammar ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Serpong pada Desember 2023.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.