Sapi Limosin Presiden Tiba, Berat Fantastis Hampir 1 Ton, Dipantau Ketat  Antisipasi PMK dan LSD
Rusaidah May 12, 2026 12:22 AM

 

POSBELITUNG.CO – Sapi berjenis limosin, hewan kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) 2026 yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Pulau Bangka.

Sosoknya terlihat kekar, berotot dibalut kulit berwarna cokelat kemerah-merahan dengan bobot yang hampir mencapai 1 ton.

Sapi ini akan dikurbankan di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah untuk masyarakat di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: Biodata Djaka Budi Utama Dirjen Bea Cukai Terseret Suap Blueray, Eks Kopassus Lulusan Akmil 1990

Terlihat, sapi ini memiliki karakteristik khas Limosin yang murni. 

Garis punggungnya lurus dan lebar.

Kemudian di bagian depannya tampak gagah dengan gelambir yang rapi. 

Sementara kaki-kakinya terlihat kokoh menopang bobot tubuh yang fantastis.

Berdasarkan hasil pengukuran dari tim Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat, sapi ini diperkirakan memiliki berat fantastis yang hampir menyentuh angka 1 ton.

Ukurannya yang jauh di atas rata-rata sapi lokal membuatnya menjadi pusat perhatian warga dan petugas di lapangan.

“Sapi dari Banmas Presiden tahun 2026 berjumlah 1 ekor. Untuk lokasinya (penyembelihan sapi kurban-red) nanti di Masjid Darul Abror Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang,” kata Agung Ari Wibowo, Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat, Senin (11/5/2026).

Berat Hampir 1 Ton

Dia mengungkapkan, dari hasil penimbangan terakhir, berat terkini sapi Presiden tersebut adalah seberat 948 kilogram atau hampir 1 ton.

SAPI PRESIDEN - Penampakan sapi Presiden Republik Indonesia untuk Kabupaten Bangka Barat yang akan disembelih saat Hari Raya Idul Adha 2026 nanti. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Istimewa/Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat)

Saat ini, sapi Presiden tersebut sedang berada di peternakan milik warga Desa Mislak, Kecamatan Jebus, tempat sapi tersebut diternak.

Baca juga: Dituntut 8 Bulan Penjara, Sidang Putusan Hellyana Ditunda, Majelis Hakim Belum Siap

“Untuk tahun ini, sapi Presiden di Bangka Barat lebih berat dibanding tahun sebelumnya. Tahun kemarin itu beratnya 850 kilogram. Tahun ini 948 kilogram dan bisa jadi terus bertambah sampai 1 ton sebelum disembelih,” jelasnya.

Lanjut dia, secara teknis nanti sapi Presiden tersebut akan disalurkan ke lokasi masjid tempat penyembihan pada H-1 Lebaran Idul Adha 2026.

“Itu nanti kami lakukan koordinasi teknis lagi terkait untuk memastikan hal itu,” imbuhnya.

Dipantau Ketat, Antisipasi Penularan PMK dan LSD

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat melakukan pemantauan dan penjagaan ketat terhadap sapi Presiden Republik Indonesia untuk Hari Raya Kurban 2026.

Menjelang Idul Adha 2026, sapi Presiden dengan bobot 948 kilogram itu dijaga oleh dokter hewan dan tim dari Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat.

“Kita pantau terus melalui dokter hewan dan tim kita yang rutin ke kandang ternak sampai hari H (penyembelihan-red),” kata Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat, Agung Ari Wibowo, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Daftar Libur Mei 2026, Ada Dua Momen Long Weekend, Cek Juga Jadwal Cuti Bersama

Oleh karena itu, pihaknya rutin melakukan peninjauan terhadap sapi Presiden tersebut. Bahkan, sapi Presiden tersebut juga telah divaksin supaya terhindar dari penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Termasuk pula dilakukan berbagai langkah antisipasi supaya tidak terkena penyakit dari virus Lumpy Skin Disease (LSD).

Sebab, PMK dan LSD menjadi salah satu oenyakit yang kerap mengintai hewan ternak, termasuk hewan kurban seperti sapi dan kambing.

Kedua penyakit ini dapat membuat hewan ternak kehilangan nafsu makan hingga berpengaruh terhadap pengurangan bobot tubuh.

Selain itu, penyakit tersebut juga dapat membuat terjadinya penurunan kualitas daging hewan ternak.

“Bukan hanya sapi Presiden, tapi kami lakukan juga untuk hewan ternak lainnya peninjauan dan pengawasan,” jelasnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra/Posbelitung.co)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.