Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Personel kepolisian bersama TNI, BPBD, Tagana dan warga bergerak cepat menangani bencana longsor yang menerjang Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Senin (11/5/2026) malam.
Begitu menerima laporan kejadian, jajaran Polsek Cihaurbeuti langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga dan melakukan pengamanan area terdampak longsor.
Kapolsek Cihaurbeuti, Iptu Agus Predi Muharom mengatakan, longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.
“Ketika ada informasi terkait kejadian bencana longsor tadi malam, dikarenakan memang curah hujan sangat tinggi dan terjadilah bencana longsor, kami langsung berkoordinasi dengan Forkopimcam, Koramil, kepala desa, Tagana dan turun ke lokasi,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Setibanya di lokasi, personel kepolisian memprioritaskan keselamatan warga yang berada di sekitar titik longsor.
Baca juga: Nonton Bola Selamatkan Keluarga Abun dari Longsor di Cihaurbeuti Ciamis
“Yang pertama kami lakukan adalah mengamankan jiwa masyarakat yang terdampak, kemudian dievakuasi ke tempat yang aman,” katanya.
Selain mengevakuasi warga, petugas juga melakukan penyisiran di area longsor dan saluran irigasi yang berada di atas permukiman warga.
Menurut Agus, salah satu langkah penting yang dilakukan ialah menormalisasi irigasi untuk mencegah luapan air kembali mengarah ke rumah warga.
“Kami bersama Polres Ciamis yang dipimpin Pak Kasat Samapta, BPBD, camat, kepala desa dan masyarakat melakukan normalisasi irigasi yang berada di atas perumahan warga,” katanya.
Warga terdampak untuk sementara diungsikan ke rumah kerabat di sekitar lokasi yang dianggap lebih aman dari ancaman longsor susulan.
“Korban kami ungsikan ke rumah saudaranya yang berada di lokasi aman sekitar wilayah tersebut,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga berencana meningkatkan patroli, terutama pada malam hari, guna memastikan warga tidak kembali ke area rawan longsor.
“Nanti sore kami akan melaksanakan patroli supaya masyarakat yang terdampak langsung tidak berada di lokasi bencana, terutama malam hari,” katanya.
Dalam penanganan bencana ini, Polsek Cihaurbeuti menerjunkan enam personel yang dibantu satu pleton atau sekitar 25 personel dari Polres Ciamis.
Selain aparat, sejumlah relawan dan elemen masyarakat juga ikut membantu penanganan di lapangan, termasuk penyaluran bantuan logistik untuk warga terdampak.
Agus menyebut, berdasarkan pendataan sementara terdapat delapan kepala keluarga terdampak longsor.
Namun, dua rumah menjadi titik terdampak paling parah akibat tertimbun material tanah dan aliran air.
“Yang terdampak langsung ada dua rumah, sedangkan yang terkena dampak aliran air dan tanah ada enam rumah,” katanya.
Hingga Selasa siang, petugas gabungan bersama warga masih melakukan gotong royong membersihkan material longsor di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju.(*)