BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Hujan Sedang hingga Lebat Masih Berpotensi Guyur Babel
Ardhina Trisila Sakti May 12, 2026 06:29 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Depati Amir Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk periode 12–14 Mei 2026.

Peringatan dikeluarkan menyusul tingginya potensi hujan sedang hingga lebat yang diprakirakan masih terjadi di hampir seluruh wilayah Bangka Belitung dalam tiga hari kedepan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang, Ambinari Rachmi Putri mengatakan kondisi cuaca itu dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada pada fase 2.

"Untuk tiga hari kedepan masih berpotensi terjadi hujan sedang di seluruh wilayah Bangka Belitung karena gelombang Madden Julian Oscillation masih berada di fase 2 sehingga berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan penyebab hujan," kata Ambinari, kepada Bangkapos.com, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, hujan yang terjadi berpotensi berada pada kategori sedang hingga lebat dengan waktu dominan terjadi pada siang hingga sore hari dan dapat berlanjut hingga malam.

"Hujan sedang hingga lebat umumnya terjadi pada siang sampai sore hari," ujarnya.

Dalam peringatan dini yang dirilis BMKG, sejumlah wilayah masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat.

Pada 12 Mei, wilayah terdampak meliputi Bangka Barat, Bangka, Pangkalpinang, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur.

Kemudian pada 13 Mei, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Bangka Barat, Bangka, Pangkalpinang, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur. 

Sementara pada 14 Mei, wilayah yang berpotensi diguyur hujan meliputi Pangkalpinang, Bangka Selatan, Bangka Barat, Bangka, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur.

Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang di beberapa daerah.

Pada 12 Mei potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Bangka Barat, kemudian 13 Mei di Belitung, serta 14 Mei di wilayah Belitung dan Belitung Timur.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi dan aktivitas luar ruangan lainnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.