Grid.ID - Pakar anti-aging, dr. Ellyana, menyoroti fenomena anak muda yang dinilai lebih cepat terlihat tua dibanding generasi sebelumnya. Hal itu ia ungkap saat hadir dalam podcast Daging Talk bersama Atta Halilintar dan Syahnaz Sadiqah.
Dalam perbincangan tersebut, Atta Halilintar awalnya menanyakan soal pengaruh konsumsi gula terhadap penuaan kulit. Ellyana pun membenarkan bahwa gula menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan sel.
“Kalau banyak makan gula, hormon insulin meningkat, menyebabkan inflamasi, jerawat, dan merusak kolagen,” ujar Ellyana dikutip Grid.ID melalui Podcast Daging Talk, Senin (11/5/2026).
Tak hanya soal gula, Ellyana juga menyinggung kebiasaan anak muda masa kini yang terlalu mengikuti tren skincare tanpa memahami kebutuhan kulit mereka sendiri. Menurutnya, fenomena FOMO skincare justru bisa merusak kesehatan kulit sejak usia muda.
“Banyak anak sekarang yang FOMO gonta-ganti skincare tanpa tahu jenis kulitnya,” katanya.
Ia menilai banyak remaja menggunakan produk yang sebenarnya belum diperlukan di usia mereka. Salah satu yang paling sering digunakan secara berlebihan adalah retinol.
“Banyak anak SMA sudah pakai retinol, padahal fungsinya untuk peremajaan kulit yang sudah menua,” lanjutnya.
Menurut Ellyana, penggunaan skincare aktif yang terlalu dini dapat membuat skin barrier menjadi rusak. Kondisi itu kemudian memicu kulit menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami masalah.
“Kalau kulit remaja dieksfoliasi terus, skin barrier-nya rusak,” jelasnya.
Selain perawatan dari luar, Ellyana menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk memperlambat tanda penuaan. Ia menyebut stres hingga kurang tidur juga sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit.
“Tidur cukup, olahraga, makan buah dan sayur, serta manajemen stres itu penting untuk awet muda,” tuturnya.
Di akhir perbincangan, Ellyana mengingatkan bahwa perawatan kulit tidak harus selalu mahal. Ia menilai konsistensi menjaga kesehatan tubuh dari dalam jauh lebih penting dibanding sekadar mengikuti tren skincare di media sosial.