Di Balik Berdirinya MAN IC Sumedang, Ada Perjuangan Panjang Komisi III DPRD
bisnistribunjabar May 12, 2026 09:35 PM

Laporan : Kiki Andriana 

TRIBUNPRIANGAN.COM - SUMEDANG - Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (12/5/2026). 

Di balik berdirinya sekolah unggulan nasional tersebut, tersimpan proses panjang dan persaingan ketat agar Sumedang bisa terpilih menjadi lokasi pembangunan MAN IC pertama di Jawa Barat.

Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang yang sejak awal mengawal proses pengusulan sekolah tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih khususnya kepada keluarga besar Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang yang telah berjuang luar biasa mengawal usulan pendirian MAN IC di Kabupaten Sumedang,” ujar Endang saat menghadiri ground breaking MAN IC Sumedang.

Menurutnya, perjuangan menghadirkan MAN IC tidak mudah karena Sumedang harus bersaing dengan sejumlah daerah lain di Jawa Barat untuk mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat.

“Saya tahu persis bagaimana tidak mudahnya kita bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat untuk bisa dipercaya menjadi tuan rumah MAN IC ini,” katanya.

Ia menyebut dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pemikiran dan pengawalan kebijakan, tetapi juga dukungan moral hingga pengorbanan material demi mewujudkan sekolah unggulan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumedang, khususnya Komisi III, yang terus mengawal proses pembangunan MAN IC hingga terealisasi.

“Terima kasih ya Pak Endang Dewan yang terus mengawal,” ujar Dony dalam sambutannya.

Dony berharap MAN IC Sumedang mampu melahirkan generasi unggul yang memiliki kemampuan akademik sekaligus nilai kebangsaan dan keagamaan yang kuat.

“Akan lahir diplomat, akan lahir ekonom, lebih dari itu akan lahir pemimpin masa depan yang harus terus membumi nilai kebangsaan dan nilai keagamaan,” katanya.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kekayaan terbesar suatu daerah. Karena itu, kehadiran sekolah unggulan seperti MAN IC dinilai penting untuk mencetak pemimpin masa depan.

“Kualitas SDM akan lahir dari sekolah yang unggul,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Romo Syafii menegaskan MAN IC merupakan salah satu madrasah unggulan nasional yang telah banyak melahirkan lulusan berkualitas dan diterima di perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.

“MAN IC adalah sekolah papan atas. Alumni terbanyak diterima di perguruan tinggi ternama di luar negeri itu dari MAN IC,” ujarnya.

Ia mengatakan konsep MAN IC dibangun untuk menciptakan generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan teknologi dengan iman dan takwa.

“Ide mendirikan MAN IC ini adalah untuk menciptakan generasi unggul dengan keseimbangan IPTEK dan IMTAQ,” katanya.

Romo Syafii juga berharap kehadiran MAN IC Sumedang nantinya memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah sekitar.

“Bagaimana agar kehadiran MAN IC Sumedang berdampak langsung kepada anak didik yang ada di Sumedang,” tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.