Grid.ID – Di balik tawa dan pembawaannya yang selalu ceria di layar kaca, Chika Jessica ternyata menyimpan perjuangan panjang melawan rasa sakit. Baru-baru ini, presenter tersebut mengungkap bahwa dirinya baru saja menjalani operasi pengangkatan kista di area perut.
Tak ingin membuat keluarganya khawatir, Chika sempat menutup rapat rahasia kesehatannya, bahkan dari manajer pribadinya. Namun, di balik keberaniannya, ia menyimpan pesan mendalam bagi para wanita agar tidak meremehkan keluhan fisik.
Wanita 38 tahun itu mengakui bahwa ia sempat menunda pemeriksaan medis selama satu tahun penuh karena dihantui rasa takut divonis penyakit berat. Akibat penundaan tersebut, ia justru harus melalui prosedur medis yang lebih intensif, termasuk CT Scan dengan cairan kontras yang ia gambarkan sebagai pengalaman traumatis.
"Itu sebenarnya antara tahu dan enggak tahu, sadar dan enggak sadar. Jadi sebenarnya ini masalah kewanitaan ya, suka sakit mens cramp gitu segala macam. Terus aku tahan-tahan, aku tahan-tahan sampai akhirnya aku ngerasa kayak ada something," kata Chika Jessica saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
"Tahu gitu aku dari dulu ya, semenjak masih dini lah harusnya. Makanya itu, jangan kebanyakan takut, parno. Sebenarnya bisa lebih karena ini aku melalui CT Scan kontras. Kontras itu luar biasa sakitnya, menyiksanya," imbuhnya.
Adapun salah satu alasan utama Chika enggan segera memeriksakan diri adalah kondisi sang ibunda yang juga tengah berjuang dengan kesehatan. Ia merasa dilema jika harus menjalani operasi dan tidak bisa mendampingi ibunya.
"Pas aku lagi sakit itu Mama tuh lagi stabil banget. Tapi setelah operasi itu sakitnya luar biasa, katanya aku tuh ngigau Mama-Mama terus. Jadi aku pegang tangan Mama sampai bilang, 'Mama, Mama jangan meninggal.' Sampai ngomongnya gitu," tutur Chika.
Chika pun menegaskan pentingnya self-awareness, terutama bagi wanita. Ia menghimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan rutin.

"Buat cewek-cewek kayaknya harus aware begitulah. Jadi ini kayaknya aku tuh sebenarnya aware tapi takut. Aku tuh pengen ya buat cewek-cewek tuh sebenarnya kayak periksa payudara, kesehatan wanita ada ngerasa enggak enak tuh harusnya dikontrol," ujar Chika.
Kini, pasca-operasi yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam itu, Chika mulai kembali beraktivitas meski harus membatasi gerakan fisik. Ia pun menjadikan pengalamannya sebagai pelajaran berharga.
"Ini buat teman-teman juga kalau misalkan perempuan punya sakit apa atau punya ngerasa something, jangan takut, mending hadapi. Karena menurut aku enggak ada untungnya orang tahu buat apa gitu kan. Kalau aku kemarin kan tahu-tahu udah operasi aja, even orang terdekat bahkan manajer aku pun enggak tahu," tuturnya.
Terakhir, Chika membagikan tips pemulihannya yang kini fokus pada pola makan dan menjaga kebersihan luka jahitan. Bagi Chika, kesehatan adalah aset yang tidak bisa ditunda.
"Ya namanya juga BU (Butuh Uang), makanya belum seminggu udah bisa ke sini. Tapi dokternya bilang, jangan loncat-loncat dulu. Yang penting mobilitas tetap jalan biar enggak kaku," tandas wanita bernama lengkap Sisca Jessica itu.