TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — SMK Tridharma Gorontalo menyiapkan total kuota sebanyak 180 siswa pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027.
Pendaftaran dibuka melalui dua jalur, yakni secara offline dengan datang langsung ke sekolah maupun online melalui sistem GRHM yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Kepala Sekolah SMK Tridharma Gorontalo, Nurfajriyati Massa mengatakan, hingga saat ini mayoritas calon siswa masih memilih melakukan pendaftaran secara langsung di sekolah.
“Untuk sekolah swasta, kami diberikan kebebasan membuka jalur online maupun offline. Di SMK Tridharma, keduanya kami buka,” ujar Nurfajriyati saat diwawancarai, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, jalur offline masih lebih diminati karena calon siswa bersama orang tua dapat langsung memperoleh informasi terkait proses penerimaan maupun program sekolah.
Baca juga: MPR Copot Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar Usai Polemik Jawaban Peserta Viral
“Sejauh ini yang mendaftar masih didominasi jalur offline. Kalau di GRHM belum ada yang mendaftar karena rata-rata siswa lebih memilih datang langsung ke sekolah,” katanya.
Ia menjelaskan, total kuota penerimaan siswa baru tahun ini mencapai 180 siswa yang terbagi dalam dua jurusan.
Jurusan layanan kesehatan membuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan total kuota 108 siswa. Sementara jurusan farmasi klinis dan komunitas membuka dua rombel dengan total kuota 72 siswa.
“Untuk layanan kesehatan kami buka tiga rombel, sedangkan farmasi klinis dan komunitas dua rombel,” jelasnya.
Pendaftaran siswa baru di SMK Tridharma Gorontalo sendiri telah dibuka sejak Desember 2025 lalu. Saat ini, sekolah telah memasuki tahap penerimaan gelombang kedua setelah gelombang pertama ditutup pada Maret 2026.
“Sekarang sudah masuk gelombang kedua, dibuka mulai April hingga akhir Mei,” ujarnya.
Dalam proses penerimaan siswa baru, sekolah juga membuka jalur prestasi, afirmasi, dan domisili.
Setelah mendaftar, calon siswa diminta melengkapi sejumlah dokumen persyaratan seperti pas foto, kartu keluarga, hingga sertifikat prestasi bagi yang memiliki pencapaian akademik maupun nonakademik.
Nurfajriyati menyebut, animo pendaftar tahun ini tidak hanya berasal dari Kota Gorontalo. Sejumlah calon siswa juga berasal dari luar daerah seperti Kabupaten Tojo Una-Una, Bolaang Mongondow Selatan, Bone Bolango, Gorontalo Utara, hingga Pohuwato.
“Ada juga pendaftar dari luar daerah dan beberapa sudah mengembalikan berkas,” ungkapnya.
Menurutnya, jurusan layanan kesehatan masih menjadi pilihan favorit calon siswa dari tahun ke tahun. Banyak orang tua menilai jurusan tersebut memiliki peluang kerja yang besar karena berkaitan langsung dengan rumah sakit maupun puskesmas.
Meski begitu, ia menegaskan peluang kerja lulusan farmasi klinis dan komunitas juga cukup menjanjikan.
“Di SMK konsepnya bekerja, melanjutkan pendidikan, dan berwirausaha. Peluang di bidang farmasi juga cukup besar,” katanya.
Selain membuka penerimaan siswa baru, SMK Tridharma Gorontalo juga terus meningkatkan fasilitas penunjang pembelajaran. Sekolah tersebut telah terakreditasi A dan seluruh ruang kelas dilengkapi jaringan wifi.
Sekolah juga menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dengan mengimbau siswa membawa tumbler pribadi karena telah tersedia titik pengisian ulang air minum di lingkungan sekolah.
“Anak-anak tidak perlu membawa air minum kemasan, cukup membawa tumbler,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh tenaga pengajar di SMK Tridharma Gorontalo telah memiliki sertifikat profesi, baik guru normatif, adaptif, maupun produktif.
Nurfajriyati pun mengajak masyarakat Gorontalo untuk bergabung bersama SMK Tridharma Gorontalo pada penerimaan siswa baru tahun ini.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik dengan fasilitas yang menunjang dan tenaga pengajar yang profesional,” tutupnya. (*/Jefri)