Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUJOGJA.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan KBMKB bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga penguatan gotong-royong, persatuan, dan kesadaran kebangsaan masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan daerah. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.
“Kita tahu bersama, dalam rangka membangun sebuah wilayah tidak bisa pemerintah daerah hadir sendirian,” ujarnya saat menyampaikan amanat pada upacara pembukaan KBMKB ke-XXXIII 2026 di Desa Pakisan, Cawas, Selasa (12/5/2026),
Ia menyebut KBMKB sebagai contoh nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai efektif mempercepat pembangunan.
“Program KBMKB ini terbukti efektif dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan,” katanya.
Selain infrastruktur, kegiatan ini juga menyasar pembangunan sosial. Penyuluhan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting.
“Wawasan kebangsaan menjadi sangat penting di tengah berbagai tantangan zaman saat ini,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial. Program RTLH menjadi bentuk perhatian kepada masyarakat kurang mampu.
“Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap warga negara,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat menjaga hasil pembangunan. Partisipasi warga menjadi kunci keberlanjutan program.
“kebersamaan, menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial dan ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (*)